Showing posts with label Pengalaman Ruqyah. Show all posts
Showing posts with label Pengalaman Ruqyah. Show all posts

Tuesday, April 14, 2015

RUQYAH URAT KEJEPIT & DADA NYERI


RUQYAH URAT KECEPIT & DADA NYERI


وَنُنَزّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَآءٌ وَرَحْمَةٌ لّلْمُؤْمِنِينَ وَلاَ يَزِيدُ الظّالِمِينَ إَلاّ خَسَاراً
Dan Kami turunkan sebagian dari Al Quran ayat yang menjadi penawar / obat dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian. (QS. Al-Isra’: 82)


Pernah kami kedatangan pasien seorang mekanik motor dari Pekalongan, jawa tengah dengan tiga macam keluhan, yakni sakit pinggang, sakit pada bagian dada (pernapasan) dan kaki kanannya akibat keseleo.

Setelah saya tanya tentang keluhannya, katanya:
1.      Sakit pinggang. Ia merasakan sakit yang luar biasa saat beraktifitas, seperti ketika sholat, duduk, bangun dari duduk/jongkok dll. Pendek kata dengan penyakit ini ia tidak bisa beraktifitas secara maksimal. Menurut tempat pengobatan yang sudah ia datangi, bahwa penyakitnya adalah urat kejepit.
2.      Dada terasa sakit. Ia merasakan sakitnya saat batuk dan tarik napas panjang.
3.      Kaki kanan, akibat keseleo saat main sepak bola.


Pelaksanaan Ruqyahnya:

1.      Saya awali dengan membaca syahadat, istighfar, shalawat Nabi saw, dzikir lainnya, lalu penyerahan diri kepada Allah dan memohon kepada-Nya.
2.      Setelah saya bacakan doa dan ayat untuk Teknik Melemahkan/Melumpuhkan si pasien langsung bereaksi dengan kepala mulai bergetar dan seolah-olah mau kesurupan. Kemudian saya tepok bagian pinggang yang sakit dan ia langsung muntah dengan semburan yang sangat kuat dan masih muntah sambil saya bacakan ayat-ayat ruqyah mulai dari surat Al-Fatihah hingga Al-Baqarah ayat: 1-5, 102, 255-257, 284-286. 
3.      Kemudian ruqyah saya sudahi setelah kira-kira 30 menit dan pasien sudah tidak muntah-muntah lagi. Menurut penuturan si pasien, setelah muntah yang pertama semua reaksi langsung hilang.
4.      Kemudian pasien saya netralisir dengan doa dan ayat untuk Teknik Penetralisir sisa-sisa energi negatif.
Dan setelah itu dari tiga keluhan penyakit diatas langsung hilang total.  Allah benar-benar menurunkan kemudahan dan ijabahnya, alhamdu lillah.


Postingan ini hanya sekedar berbagi pengalaman dalam memanfaatkan Al-Qur’an sebagai obat segala macam penyakit.


Manusia hanyalah bisa mengobati sedangkan yang menyembuhkan hanyalah Allah swt.


Saturday, November 15, 2014

RUQYAH TANGAN NGILU DAN NYUT-NYUTAN



TANGAN NGILU DAN NYUT-NYUTAN


Yaitu seorang lelaki berusia 73 tahun dari kabupaten Kendal Jawa Tengah. Pasien dating dengan keluhan sakit pada tangan kanan dari ketiak sampai ketiaknya. Pada bagian siku terasa nyut-nyutan setiap harinya dan telah berjalan selama dua tahun.

Pelaksanaan Ruqyah:
1.      Saya duduk dibelakang pasien yang duduk menghadap kiblat. Tangan kanan saya letakkan diatas kepala dan tangan kiri saya letakkan dibawah tengkuknya.
2.      Bacaan ruqyahnya:
1)      Ayat dan doa Nabi untuk menundukkan dan melumpuhkan. Niatkan agara gangguan dari golongan jin yang sembunyi dapat muncul dan takluk tanpa ada perlawanan.

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذي تَوَاضَعَ كُلُّ شَيْءٍ لِعَظَمَتِهِ, وَذَلَّ كُلُّ شَيْءٍ لِعِزَّتِهِ, وَخَضَعَ كُلُّ شَيْءٍ لِمُلْكِهِ, وَاسْتَسْلَمَ كُلُّ شَيْءٍ لِقُدْرَتِهِ, وَالْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ سَكَنَ كُلُّ شَيْءٍ لِهَيْبَتِهِ, وَاَظْهَرَ كُلُّ شَيْءٍ بِحِكْمَتِهِ, وَتَصَا غَرَ كُلُّ شَيْءٍ لِكِبْرِيَا ئِهِ. 7x
لاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ اِلاَّ بِااللَّهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ. اَنْجُوْ بِهَا مِنْ اِبْلِيْسَ وَخَيْلِهِ وَرَجْلِهِ, وَشَيَا طِيْنِهِ وَمَرَدَ تِهِ وَأَعْوَانِهْ, وَجَمِيْعِ اْلإِ نْسِ وَاْلجِنِّ وَشُرُوْرِهِمْ.
وَلَهُ أَسْلَمَ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ طَوْعًا وَكَرْهًا وَإِلَيْهِ يُرْجَعُوْنَ.       ALI  IMRAN: 83.

وَأَنِيْبُوا إِلَى رَبِّكُمْ وَأَسْلِمُوْا لَهُ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَّأْتِيَكُمُ الْعَذَابُ ثُمَّ لاَ تُنْصَرُوْنَ . AL-AZZUMAR: 54.


2)      Sebagian dari ayat ruqyah standar.
3)      Ayat-ayat sihir . Niatkan untuk menghancurkan agar benteng dan kekuatan sihir dari jin dapat hancur.
4)      Ayat penghancur. Sambil mengetuk-ketuk bagian tangan, punggung dan terus kebawah. Niatkan untuk menghancurkan seluruh penyakit baik medis maupun non medis.

تُدَمِّرُ كُلَّ شَيْءٍ بِأَمْرِ رَبِّهَا فَأَصْبَحُوا لَا يُرَى إِلَّا مَسَاكِنُهُمْ كَذَلِكَ نَجْزِي الْقَوْمَ الْمُجْرِمِينَ (25)Al-Ahqaf
لَوْ نَشَاءُ لَجَعَلْنَاهُ حُطَامًا فَظَلْتُمْ تَفَكَّهُونَ.  Al-waqiah: 65

وَفِي عَادٍ إِذْ أَرْسَلْنَا عَلَيْهِمُ الرِّيحَ الْعَقِيمَ (41) مَا تَذَرُ مِنْ شَيْءٍ أَتَتْ عَلَيْهِ إِلَّا جَعَلَتْهُ كَالرَّمِيمِ (42) Adz-Dzaariyaat,


5)      Ayat dan doa Nabi saw membuang penyakit. Sambil saya pegang diatas ketiaknya, lalu saya hepskan kebawah sampai lepas dari jari-jari tangan. Niatkan untuk membuang penyakir.


Reaksi ketika ruqyah:
Pasien merasakan panas seperti dibakar pada bagian tangan kanan, tengkuk dan pinggang yang saya sentuh.

Dalam waktu kira-kira 40 menit ruqyah selesai dan Alhamdulillah menurut komentar pasien rasa sakit di tangan hilang sama sekali. Dan menurutnya kepala terasa ringan seolah-olah tidak ada kepalanya.


Kesembuhan hanyalah milik Allah


Monday, June 9, 2014

Ruqyah Membuang 8 Susuk




Ruqyah membuang 8 Susuk


اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Sekedar berbagi pengalaman.

       Pasien ini adalah seorang lelaki separo baya yang pernah memasang 8 susuk dalam tubuhnya. Setelah ia sadar dan merasakan effek negatif dari kemusyrikannya itu lalu ia merniat untuk membuangnya.

Menurut pengakuannya, bagian tubuh yang dipasang susuk dan tujuannya ialah:
1.      Muka: Agar terpancar aura wajah menjadi lebih menarik terutama untuk memikat lain jenis.
2.    Kedua lengan: Untuk kekuatan tangan agar memiliki daya pukul dan lempar yang luar biasa. Terbukti bahwa ia pernak cekcok dengan tetangganya sendiri dan tetangganya itu di angkat lalu dilempar dengan ringannya seolah-olah tidak ada beban, katanya.
3.      Kedua kaki: Agar memiliki daya tendang dan kekuatan kuda-kuda.
4.      Dada dan Punggung: Agar memiliki pertahanan terhadap segala macam pukulan dan benturan.
5.      Kemaluan. Agar mudah terangsang dan memiliki kekuatan serta tahan lama diatas ranjang.

Proses ruqyah.

       Pasien ini mengaku pernah di ruqyah di salah satu cabang ruqyah syariyyah dari majalah Ghoib di wilayah Bekasi tetapi belum ada reaksi, lalu ia memutuskan untuk pindah tempat ruqyah. Dengan diantar salah seorang temannya ia mendatangi tempat praktek kami. 

Ketika kami baca ayat-ayat ruqyah kurang dari 10 menit pasien sudah mulai bereaksi, antara lain:
1.      Kehilangan kesadaran (kesurupan).
2.      Tubuhnya meliuk-liuk seperti hendak mengeluarkan kekuatannya.
3.      Ingin melancarkan pukulan dan tendangan yang diarahkan kepada kami, namun atas pertolongan Allah swt ia tak mampu mengangkat tangan kanan dan kakinya.  
4.      Kemudian khadam-khadam tersebut kami ajak untuk bertaubat dan merekapun mau mengikuti bacaan syahadat sampai selesai.
5.      Selesai ruqyah pasien terjatuh dilantai karena kehilangan tubuhnya lemas kehilangan tenaga.

Setelah saya melihat kondisi pasien yang sudah tidak bertenaga lagi maka ruqyah saya sudahi dan saya sarankan agar diulang sekali lagi esok harinya. Ruqyah tahap awal ini memakan waktu kurang dari 1 jam. 
Kemudian pada ruqyah keduanya pasien masih mengalami kesurupan dan mengeluarkan reaksi besarnya, namu tidak sekuat dari ruqyah pertama. Dan kurang dari ½ jam ruqyah kedua ini selesai dan saya nyatakan netral.
Alhamdulillah dalam menangani pasien ini kami tidak memerlukan bantuan asisten. Berserahlah kepada Allah niscaya Dia akan menjaga dan menyelamatkan kita. Aamiin.


Keberhasilan dan kesembuhan hanyalah datang dari Allah



Thursday, May 29, 2014

RUQYAH JIN MUSLIM DAN FASIH BACA AL-QUR’AN



RUQYAH JIN MUSLIM
DAN FASIH BACA AL-QUR’AN



Kehidupan antara jin dan manusia.

Kehidupan jin tak jauh bedanya dengan kehidupan manusia. Golongan jin ada yang muslim (jin muslim) dan ada juga yang kafir (iblis), begitupun manusia ada muslim dan non muslim (kafir).
Golongan jin muslim ada yang taat menjalankan islamnya dan ada juga tidak (sekedar beragama islam),  begitupun manusia ada muslim yang taat menjalankan islamnya dan ada juga yang tidak taat (islam KTP).

Bagi jin muslim yang taat menjalankan islamnya mereka tidak mau mengganggu atau mempengaruhi kehidupan manusia, seperti masuk kedalam tubuh dan membuat penyakit bagi manusia.  Begitupun manusia muslim, mereka yang taat menjalankan islamnya mereka tidak mau mempengaruhi, mengganggu /  ikut campur urusan tetangga / orang lain.

Golongan jin muslim mereka gemar mendengar dan membaca Al-qur’an. Bahkan diantara mereka ada yang lebih fasih bacaannya daripada manusia.  



Hasil Dialog

Pasien ini adalah seorang wanita yang sudah berumur kira-kira 50 tahun.  Ia adalah seorang yang tekun beribadah, seperti shalat dan baca Al-qur’an dan aktif  juga dalam kegiatan pengajian kaum ibu.  Ia menghubungi saya untuk meruqyahnya karena mengeluhkan rasa sakit dibagian kepala dan pundak sebelah kanan.  Ia tidakmmenyangka kalau keluhannya itu disebabkan kejahatan jin dibadannya.

Al-hamdulillah, ketika saya bacakan ayat ruqyah kira-kira baru berjalan 10 menit, tiba-tiba si pasien langsung menangis dan tak sadarkan diri (kesurupan).   

Kemudian bacaan ruqyahnya saya hentikan dan saya ajak  jin itu untuk berdialok. Dari beberapa  pertanyaan yang saya sampaikan kepadanya semuanya dijawab olehnya.

Diantara tanya jawab saya:

·         Apakah kamu muslim ?   =  Ya saya muslim.
·         Apakah kamu bisa baca Al-qur’an ?   =   Ya saya bisa baca Al-qur’an, bahkan aku lebih fasih dari orang ini (pasien). 
·         Coba kamu baca Ayat Kursy !  =   Dengan fasih ia baca Ayat Kursy sampai selesai.
·         Untuk membuktikan kebenaran kalau kamu benar muslim, maukah kamu saya sumpah atas nama Allah dan mengikuti ucapan saya ?   =  Ya saya siap disumpah.  Kemudian saya bacakan ayat-ayat sumpah beserta artinya dan jin itupun menirukannya sampai selesai.

Bunyi sumpahnya:

“Saya bersumpah Atas nama Allah Yang Maha Kuasa dan Perkasa. ”Dengan Haq Allah yang Maha Kuasa,  bahwa Allah Ta’ala berfirman”:  

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ فَلَا تَغُرَّنَّكُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا وَلَا يَغُرَّنَّكُمْ بِاللَّهِ الْغَرُورُ (5)
“Hai manusia, sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka sekali-kali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu dan sekali-kali janganlah syaitan yang pandai menipu, memperdayakan kamu tentang Allah.”

اتَّخَذُوا أَيْمَانَهُمْ جُنَّةً فَصَدُّوا عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ فَلَهُمْ عَذَابٌ مُهِينٌ (16)
“Mereka menjadikan sumpah-sumpah mereka sebagai perisai, lalu mereka halangi (manusia) dari jalan Allah; karena itu mereka mendapat azab yang menghinakan.”

“ Demi Allah,  Bahwa  saya benar-benar sudah bertaubat kepada-Nya dan beragama islam.
Demi Allah,  Bahwa  saya benar-benar berniat keluar dari tubuh orang ini dan tidak akan kembali untuk selamanya.”
Demi Allah, Bahwa  saya benar-benar jujur dalam sumpah yang saya ucapkan ini karena takut dengan ancaman dan azab Allah yang telah berfirman”: 

وَلَا تَتَّخِذُوا أَيْمَانَكُمْ دَخَلًا بَيْنَكُمْ فَتَزِلَّ قَدَمٌ بَعْدَ ثُبُوتِهَا وَتَذُوقُوا السُّوءَ بِمَا صَدَدْتُمْ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ وَلَكُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ (94)
“Dan janganlah kamu jadikan sumpah-sumpahmu sebagai alat penipu di antaramu, yang menyebabkan tergelincir kaki (mu) sesudah kokoh tegaknya, dan kamu rasakan kemelaratan (di dunia) karena kamu menghalangi (manusia) dari jalan Allah; dan bagimu azab yang besar.”


·       Kenapa kamu masuk ke tubuh manusia dan menyebabkan orang ini sakit  =  Saya kasihan sama orang ini, orang ini baik dan penyabar tetapi sering dimarahi oleh suaminya.
·    Kamu muslim tetapi tidak taat terhadap islammu, karena kamu masih mau masuk ke tubuh manusia dan mempengaruhinya  =  Ya memang saya muslim tetapi tidak taat kepada Allah, saya minta maaf, saya mau keluar sendiri.


Kemudian saya sampaikan nasehat agar ia bertaubat dan taat kepada Allah dan setelah keluar nanti, jangan kembali lagi masuk ke tubuh orang ini untuk selamanya. Jin itu menerima nasehat saya dan berjanji tidak akan kembali lagi, katanya.

Ketika jin itu hendak keluar dari tubuh pasien, ia berkata sambil membungkukkan badannya didepan saya: “Saya minta maaf, saya mau keluar “Assalaamu’alaikum”.  Setelah itu, tiba-tiba si pasien langsung tersungkur dilantai tempat duduknya dan sadar seketika dan hilang pula rasa sakit di kepala dan pundaknya.  Al-hamdulillaah.



Kesembuhan hanyalah milik Allah


Friday, May 23, 2014

YOUTUBE Ruqyah Sihir Ular Putih dengan 51.000 pasukan




Seorang pasien dari Tangerang dengan keluhan penglihatan mata kanannya gelap sama sekali tidak bisa melihat.  Sebelum saya ruqyah, pasien mengerjakan shalat ashar diruang praktek. Baru selesai salam dan belum berinjak dari sajadahnya tiba-tiba kaki kanannya kejang, kaku dan terasa berat katanya, tetapi ia masih dalam kondisi sadar.
Ketika saya dekati dan langsung saya coba teknik mencabut tapi ternyata masih belum bisa karena masih terlalu kuat. Lalu saya pegang kepalanya dan saya bacakan Al-Fatihah, ayat kursi dan beberapa ayat lainnya. Tak lama setelah itu pasien langsung tidak sadarkan diri (kesurupan).
Kemudian saya bacakan ayat dan doa untuk melemahkan sambil saya pegang bagian kelemahannya, kira-kira 15 menit kemudian jin berkata” ampun, ampun”.  Setelah itu pasien saya suruh duduk tenang dan bersila, lalu saya ajak berdialok.


Hasil dialok saya dengan jin tersebut.

Menurut pengakuannya dari beberapa pertanyaan saya adalah:

1.      Ia adalah jin jelmaan ular putih yang sudah berusia 5.000 tahun, memakai 3 mahkota dikepalanya.
2.      Masuk ketubuh pasien semenjak pasien masih usia bayi, sedangkan usia pasien sudah 35 tahun.
3.    Masuk ke tubuh pasien atas perintah ratunya yang juga berada dibadan pasien, tepatnya dibagian mata kanannya. Menurutnya juga, ratunya adalah berwujud ular naga yang sangat besar.  Karena besarnya, sisik-sisiknya saja selebar pintu rumah, katanya. Dan istana ratu dijaga oleh 26 harimau putih dan pasukan lainnya.
4.  Untuk melindungi kekuasaannya, jin yang saya ajak dialok tersebut memiliki 51.000 pasukan dan bersembunyi di punggung dibawah leher pasien.
5.   Ia ditugaskan oleh ratunya untuk menjaga pintu gerbang menuju istana ratu. Katanya, sebelum sampai ke istana ratu masih terdapat 4 gerbang lagi yang dijaga oleh ratusan ribu jin.


Jin bertaubat dan keluar

1.      Setelah jin tersebut menjawab semua pertanyaan saya, kemudian saya suruh untuk keluar dari tubuh pasien agar kembali keasalnya dan ia bersedia mau keluar sendiri.  
2.   Sebelum keluar saya tawarkan kepadanya dan seluruh pasukannya untuk bertaubat kepada Allah dan bersyahadat memeluk agama islam dan mereka bersdia.  Lalu jin saya bimbing bersyahadat dan beristighfar sampai selesai.
3.      Sambil saya sentuh kepala pasien, lantas ia saya suruh pertama untuk mengeluarkan seluruh pasukan dan senjata-senjatanya terlebih dahulu sampai habis. Berkali-kali ia mencabut dari bagian punggung sampa tinggal ia sendiri sebagai pimpinannya.
4.      Lalu saya perintahkan ia untuk keluar sendiri. Sebelum keluar ia baca “Bismillaahirrohmaanirrohiim, Laa haula walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘adziim”.  
Kemudian ia mencabut dirinya sendiri dari punggung pasien.  Dan alhamdulillaah seketika itu pasien langsung sadar.

Proses ruqyah ini dari awal s/d selesai memakan waktu kurang dari satu jam, dan alhamdulillah Allah beri kemudahan saya tanpa didampingi oleh asisten.


Kesembuhan hanyalah milik Allah




Sunday, May 11, 2014

Ruqyah Penyakit Bisul



      RUQYAH PENYAKIT BISUL


Ø  Oleskan minyak zaitun setiap pagi dan malam. Kemudian bacalah ayat dan doa ruqyah pada malam hari, (berwudhu’).
Ø  Amalan ini bisa untuk meruqyah diri sendiri atau pasien.

1)      Surat Al-Mursalat 7 x:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
وَالْمُرْسَلَاتِ عُرْفًا (1) فَالْعَاصِفَاتِ عَصْفًا (2) وَالنَّاشِرَاتِ نَشْرًا (3) فَالْفَارِقَاتِ فَرْقًا (4) فَالْمُلْقِيَاتِ ذِكْرًا (5) عُذْرًا أَوْ نُذْرًا (6) إِنَّمَا تُوعَدُونَ لَوَاقِعٌ (7) فَإِذَا النُّجُومُ طُمِسَتْ (8) وَإِذَا السَّمَاءُ فُرِجَتْ (9) وَإِذَا الْجِبَالُ نُسِفَتْ (10) وَإِذَا الرُّسُلُ أُقِّتَتْ (11) لِأَيِّ يَوْمٍ أُجِّلَتْ (12) لِيَوْمِ الْفَصْلِ (13) وَمَا أَدْرَاكَ مَا يَوْمُ الْفَصْلِ (14) وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ (15) أَلَمْ نُهْلِكِ الْأَوَّلِينَ (16) ثُمَّ نُتْبِعُهُمُ الْآَخِرِينَ (17) كَذَلِكَ نَفْعَلُ بِالْمُجْرِمِينَ (18) وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ (19) أَلَمْ نَخْلُقْكُمْ مِنْ مَاءٍ مَهِينٍ (20) فَجَعَلْنَاهُ فِي قَرَارٍ مَكِينٍ (21) إِلَى قَدَرٍ مَعْلُومٍ (22) فَقَدَرْنَا فَنِعْمَ الْقَادِرُونَ (23) وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ (24) أَلَمْ نَجْعَلِ الْأَرْضَ كِفَاتًا (25) أَحْيَاءً ‎وَأَمْوَاتًا (26) وَجَعَلْنَا فِيهَا رَوَاسِيَ شَامِخَاتٍ وَأَسْقَيْنَاكُمْ مَاءً فُرَاتًا (27) وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ (28) انْطَلِقُوا إِلَى مَا كُنْتُمْ بِهِ تُكَذِّبُونَ (29) انْطَلِقُوا إِلَى ظِلٍّ ذِي ثَلَاثِ شُعَبٍ (30) لَا ظَلِيلٍ وَلَا يُغْنِي مِنَ اللَّهَبِ (31) إِنَّهَا تَرْمِي بِشَرَرٍ كَالْقَصْرِ (32) كَأَنَّهُ جِمَالَةٌ صُفْرٌ (33) وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ (34) هَذَا يَوْمُ لَا يَنْطِقُونَ (35) وَلَا يُؤْذَنُ لَهُمْ فَيَعْتَذِرُونَ (36) وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ (37) هَذَا يَوْمُ الْفَصْلِ جَمَعْنَاكُمْ وَالْأَوَّلِينَ (38) فَإِنْ كَانَ لَكُمْ كَيْدٌ فَكِيدُونِ (39) وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ (40) إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي ظِلَالٍ وَعُيُونٍ (41) وَفَوَاكِهَ مِمَّا يَشْتَهُونَ (42) كُلُوا وَاشْرَبُوا هَنِيئًا بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ (43) إِنَّا كَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ (44) وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ (45) كُلُوا وَتَمَتَّعُوا قَلِيلًا إِنَّكُمْ مُجْرِمُونَ (46) وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ (47) وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ ارْكَعُوا لَا يَرْكَعُونَ (48) وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ (49) فَبِأَيِّ حَدِيثٍ بَعْدَهُ يُؤْمِنُونَ (50)


2)      Baca Ayat-ayat pembuka surat dibawah  1 / 3 x:

)الم / الم / المص / الر / الر / الر / المر / الر / الر / كهيعص / طه / طسم / طسم / الم / الم / الم الم / يس / ص / حم / حم / حمعسق / حم / حم / حم / حم / ق / ن (


3)      Kemudian pegang / sentuh tempat yang sakit, lalu baca:

a)         AL-FATIHAH 7x.
b)         Kedua doa dibawah,  masing-masing 7x:

  -بسم الله ( 3x) أعوذ بعزة الله وقدرته من شر ما أجد وأحاذر.

(Bismillaahi 3x Auudzu b-‘izzatillaahi waqudrotihii  min  syarrimaa ajidu  wa uhaadzitu)

“Dengan nama Allah (3x) Aku berlindung dengan kebesaran Allah dan kekuasaa-Nya dari keburukan sesuatu yang aku rasakan dan aku hindarkan.”


  -اللهم رب الناس أذهب البأس ، اشفه أنت الشافي ، لا شفاء إلا شفاؤك ، شفاء لا يغادر سقماً

(Alloohumma  robban-naasi  adzhibil ba’sa,  isyfi  antasy-syaafii  laa syifaa-a  illaa syifaa-uka, syifaa-an  laa yughoodiru  saqomaa)

“Ya Allah, Rabb sekalian manusia, hilangkanlah petakanya dan sembuhkanlah dia, Engkaulah Yang Maha Penyembuh, tak ada penyembuh kecuali penyembuhan-Mu, sebuah penyembuhan yang tidak meninggalkan penyakit.”


Ø  Amalkan wirid ini terues-menerus sampai sembuh. (Biasanya insya Allah paling lama 7 hari).



Semoga Allah ijabah. Kesembuhan hanyalah milik Allah