Showing posts with label Bekam. Show all posts
Showing posts with label Bekam. Show all posts

Monday, September 16, 2013

Jantung, Si Raja Organ Paling Sibuk

 Jantung merupakan organ yang paling sibuk dan tidak pernah berhenti bekerja sekalipun kita tertidur.Jantung berdenyut dengan kecepatan yang berbeda-beda, tergantung pada aktivitas. Ketika sedang aktif, otot-otot membutuhkan energi dan oksigen yang lebih banyak,maka jantung berdenyut lebih cepat, + 120 kali/ menit. Ketika sedang berisitirahat, jantung kembali melambat dan berdenyut 60-80 kali/ menit.
Rata-rata sepanjang hidupnya, jantung manusia berdetak 3 milyar kali tanpa henti. Mesin manakah yang lebih canggih daripada jantung manusia? Jantung tetap bekerja dengan menurunkan denyutan 10 – 30 denyutan/ menit ketika tidur. Hal ini menghasilkan penurunan tekanan darah, yang terjadi dalam tidur nyenyak. Jika saja jantung berhenti berdenyut, maka akan berakhirlah hidup kita.
Jantung adalah kantung berdenyut dan terbuat dari otot yang sangat kuat. Otot ini disebut otot jantung (miokardia) yang tidak pernah lelah berkontraksi sekali atau lebih dalam setiap detik. Saat berada dalam tahap perkembangan embrio, manusia sebenarnya memiliki dua jantung. Namun seiring perkembangan embrio, dua jantung ini akhirnya menyatu menjadi satu dengan empat buah bilik. Ini menunjukkan walaupun tubuh manusia memiliki dua paru-paru namun manusia hanya perlu satu jantung yang bertugas tanpa henti memompa darah ke seluruh tubuh.

Ibnu Qoyyim menyebutkan di antara keajaiban ciptaan-Nya bahwasannya Dia telah menciptakan bagian tubuh yang tidak tampak semacam jantung. Tempatnya di dalam, di tengah-tengah, dan merupakan anggota tubuh paling mulia. Berat jantung + 312 gram mampu berdenyut sekitar  60-80 kali/ menit dan berdenyut selama setahun + 40 juta kali denyutan. Apabila digunakan sebagai alat penggerak, jantung mampu mengangkat beban yang berukuran 2 kati (1 kati = 448,28 gr) setinggi  kaki dengan kerja kerasnya dalam satu denyutan. Kadar darah yang didorong oleh jantung orang dewasa yang sehat ketika berfungsi dengan kuat mencapai sekitar 20 liter/ menit.
Perjalanan darah melalui jantung memerlukan waktu 1,5 detik, sedangkan dari jantung ke paru-paru kemudian kembali ke jantung lagi (peredaran darah kecil) memerlukan waktu 6 detik. Jantung mengeluarkan 8000 liter darah/ hari, termasuk jumlah darah yang beredar memanjang + 150 km melalui setiap jaringan tubuh, dan mentransfer darah yang terdapat makanan dan oksigen. Pasokan oksigen penting bagi organ vital sistem transportasi, lima menit saja tidak ada oksigen maka otak akan mengalami kerusakan.
Jantung berfungsi sebagai raja yang membawahi seluruh anggota tubuh, ia adalah pancangan kehidupan, sumber nyawa kehidupan dan panas tubuh.
Jantung adalah sumber munculnya pemikiran, pengetahuan, kelemahlembutan, keberanian, kemuliaan, kesabaran, kekuatan menahan diri, rasa cinta, keinginan, kerelaan, kemurkaan dan sifat-sifat sempurna lainnya.
Seluruh anggota tubuh, baik yang nampak maupun yang tidak tampak merupakan tentara bagi jantung.
Setiap apa yang dilihat oleh mata langsung dikirimkan ke jantung. Karena keterikatan yang dalam antara mata dan jantung, apabila ada sesuatu di dalam jantung, maka bisa tampak di mata. Mata merupakan cermin dari jantung yang menterjemahkan apa yang terjadi di dalam hati, sebagaimana lisan merupakan penterjemah dari apa yang didengar oleh hati. Karena itu banyak didapati dalam Al-Qur’an tiga hal tersebut digabung jadi satu. “Sesungguhnya pendengaran, pengelihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungjawabannya.” (Qs. Al-Israa [17]:36).
Sementara Harun Yahya mengungkapkan, berliter-liter darah berdetak tanpa henti naik turun di sekujur tubuh dan itu semua dimobilisasi oleh jantung.
Setiap benda membutuhkan penggerak agar bisa terus bergerak. Berbagai kendaraan atau bahkan mobil-mobilan remote control bergerak dengan motor. Begitu juga darah yang beredar di sepanjang tubuh pun memerlukan sebuah motor. Motor yang memutar darah kita siang malam selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun, adalah jantung kita.
Jika kita memegang urat nadi dan menunggunya sebentar, maka akan terasa detak jantung kita. Jantung memompa + 152 juta liter (40 juta galon) darah sepanjang hidup. Darah sebanyak itu setara dengan minyak sebanyak 10.000 mobil tanki, angka ini cukup fantastis tentunya. Sekarang jika diibaratkan kita menuang secangkir air dari satu ember ke ember lainnya, 70 kali semenit. Akhirnya tentu otot tangan dan pergelangan kita akan sakit dan perlu beristirahat. Padahal, jantung melakukan tugas seperti ini sepanjang hidup dan tidak pernah beristirahat.
Darah yang mengedari tubuh  kebanyakan tersusun dari air (jika, sel, protein dan hormon dipisahkan dari darah, yang tersisa adalah plasma yang 95%-nya adalah air). Oleh karena itu Jika tingkat visikositas air menyerupai ter atau minyak zaitun yang bervisikositas 100 juta lebih tinggi dari ter, jelas tidak ada jantung yang bisa memompa darah melewati jaringan kapiler tubuh. Tingginya visikositas air membuat darah melewati pembuluh-pembuluh darah yang halus tanpa hambatan dan perlambatan.
Bayangkanlah bagaimana Allah menciptakan pompa dengan bentuk paling sempurna di dunia ini sekarang tengah berdetak di bagian kiri dada kita, Subhanallah…
Dengan rancangannya yang istimewa dan gerak tak kenal henti, jantung membuat seluruh darah dalam tubuh menyelesaikan 1000 putaran penuh dalam sehari.
Jantung adalah sebuah pompa yang terbuat dari daging, yang besarnya sekepalan tangan. Akan tetapi, jika kita melihat kemampuannya, jantung jelas-jelas adalah mesin terkuat, paling berdaya tahan, dan paling efisien di dunia. Jantung menggunakan sejumlah besar energi ketika berdetak. Dengan energi yang digunakan oleh jantung, darah bisa diangkat setinggi 3 meter. Kontraksi yang kuat dari jantung menghasilkan tekanan yang cukup untuk menyemprotkan darah sejauh 30 kaki. Dalam satu jam jantung bisa menghasilkan sejumlah energi yang cukup untuk mengangkat sebuah mobil rata-rata setinggi 1 meter di atas tanah.
Otot jantung terdiri atas dua bagian. Ada dua pompa di setiap bagian ini. Pompa kiri, yang lebih kuat, menggerakkan darah kaya oksigen ke seluruh bagian tubuh. Pompa kanan, lebih lemah dari bagian kiri dan memompa darah kaya oksigen ke paru-paru. Pengangkutan dari jantung ke paru-paru ini melalui jarak pendek, sehingga disebut dengan ”peredaran darah pendek.” Adapun pengangkutan ke seluruh tubuh disebut dengan ”peredaran darah panjang.”
Masing-masing bagian jantung ini dibagi lagi atas dua bagian lain. Darah di antara keduanya melewati bagian lain melalui katup (klep) jantung. Pompa ini bekerja tak kenal henti dengan sejumlah besar energi, sehingga darah bisa beredar di tubuh kita 1000 kali sehari.
Tak seperti mesin,  jantung justru melakukan perawatan sendiri. Jantung “melumasi dirinya sendiri dengan oli” berupa cairan pericardium yang berjumlah hanya 10-30 ml. Cairan pericardium berguna untuk mengurangi gesekan akibat gerak jantung. Cairan ini berperan seperti oli motor dan mendukung kerja jantung menjadi lebih mudah. Pericardium juga berfungsi sebagai pencegah  infeksi dari paru dan sekat dada di bagian tengah rongga dada yg memisahkan paru-paru kiri dan kanan. Bentuk perlindungan sendiri dalam jantung ini sekali lagi menunjukkan betapa sempurna dan lengkapnya daya seni Allah dalam penciptaan. “(Yang memiliki sifat-sifat seperti itu) adalah Allah Tuhanmu. Tidak ada Tuhan selain Dia. Pencipta segala sesuatu, maka sembahlah Dia. Dan Dia adalah Pemelihara segala sesuatu.” (QS Al-An’am: 102).*
*Disari dari: Tabloid Bekam Edisi 8/II/2011 (Mungkinkah Jantung Tersumbat?

Vertigo dan Pengobatannya dengan Pengobatan Bekam

Vertigo dan Pengobatannya dengan Pengobatan Bekam

Vertigo adalah kondisi dimana terjadi rasa pusing seperti berputar yang amat sangat mengganggu. Penderitanya bahkan bisa mual-mual dan muntah dan juga bisa terjatuh ketika serangan vertigo ini terjadi. Dalam artikel ini kita akan membahas tentang vertigo dan pengobatannya serta berbagai hal penting menyangkut vertigo dan pengobatannya.
Gejala vertigo
1. Pusing seperti berputar
2. Kepala terasa ringan
3. Rasa terapung, terayun
4. Mual-Muntah
5. Keluar Keringat dingin
6. Muka Pucat
7. Sempoyongan waktu berdiri atau berjalan


Jenis Vertigo : Vertigo dan pengobatannya
Vertigo Perifer
Vertigo perifer disebabkan oleh disfungsi struktur perifer hingga ke batang otak.

Vertigo Sentral
Vertigo sentral melibatkan proses penyakit yang mempengaruhi batang otak atau cerebellum.

1. Vertigo perifer beronset akut (waktunya singkat atau serangannya cepat terjadi), sedangkan vertigo sentral beronset kronis atau perlahan. Dengan kata lain, durasi gejala pada vertigo perifer terjadi dalam hitungan menit, harian, mingguan, namun berulang.

2. Penyebab umum vertigo perifer adalah infeksi, Ménière’s, neuronitis, iskemia, trauma, toksin. Penyebab umum vertigo sentral adalah vaskuler, demyelinating, neoplasma.

3. Intensitas vertigo perifer sedang hingga berat, sedangkan vertigo sentral ringan hingga sedang.

4. Mual dan muntah umumnya terjadi pada vertigo perifer dan jarang terjadi pada vertigo sentral.

5. Vertigo perifer umumnya berhubungan dengan posisi, sedangkan vertigo sentral jarang berhubungan dengan posisi.

6. Kehilangan pendengaran hingga ketulian umumnya terjadi pada vertigo perifer dan jarang terjadi pada vertigo sentral.

7. Telinga berdenging seringkali menyertai vertigo perifer. Pada vertigo sentral, biasanya tidak disertaictelinga berdenging.

Vertigo dan Pengobatannya secara Alami
Kayu manis
Menurut, Prof. Hembing, kayu manis berkhasiat untuk penyakit asam urat, tekanan darah tinggi, maag, tidak nafsu makan, sakit kepala (termasuk vertigo), masuk angin, diare, perut kembung, muntah-muntah, gernia, susah buang air besar, asma, sariawan, sakit kencing, dan lain-lain. Selain itu, kayu manis memang memiliki efek farmakologis yang dibutuhkan dalam obat-obatan. Kulit batang, daun, dan akarnya dapat dimanfaatkan sebagai obat antirematik, peluruh keringat, peluruh kentut, meningkatkan nafsu makan, dan menghilangkan sakit.

Vertigo dan Pengobatannya : Terapi Bekam
Terapi Bekam dapat dilakukan untuk menyembuhkan penyakit Vertigo. Pengobatan ini berfungsi untuk memperbaiki organ dalam kepala terutama organ keseimbangan dan syaraf utama kepala. Pembekaman dilakukan seminggu sekali sampai kondisi membaik. Lama terapi bergantung pada keparahan penyakit. Untuk vertigo ringan cukup 2-3 kali terapi. Setelah membaik cukup dengan menjaga (maintenance) sebulan atau dua bulan sekali.


Tabloid Bekam

Sunday, September 15, 2013

Usus Halus, Penyaring Sari Makanan



Usus halus adalah bagian dari sistem pencernaan yang memanjang dari lambung sampai katup ileo-kolika, yaitu tempat bersambungnya usus halus dengan usus besar. Sebagaimana diungkap hadits, bahwasannya usus halus mengambil tiga bagian dari tujuh bagian usus yang terdapat pada manusia.
Imam Adz Dzahabi menguraikan bahwasannya bagian pertama dari usus halus dinamakan al-Itsna ‘asyr (usus dua belas jari) atau biasa disebut duodenum, kemudian bagian kedua disebut usus shaim (usus puasa) atau biasa disebut jejunum. Bagian terakhir disebut usus yang panjang melingkar halus yang disebut al-lafayifi atau ileum (usus penyerapan).
Adapun penciptaan usus halus yang berbentuk sedemikian rupa bukanlah tanpa makna. Ibnu Sina berkata, “sesungguhnya Allah karena perhatiannya kepada manusia menciptakan usus yang banyak jumlahnya dan berbelit-belit agar makanan dapat turun dari lambung, sedangkan perut pangkal segala penyakit.”

Sesungguhnya fungsi usus adalah sebagai alat pencerna dan menyerap hasil pencernaan makanan berbentuk cair yang berasal dari lambung. Sementara itu sistem pencernaan dibagi ke dalam empat tahapan besar, yaitu saluran pencernaan bagian atas dengan jalur dari mulut hingga kerongkongan.
Lalu saluran pencernaan bagian tengah terdiri atas lambung dan usus dua belas jari. Saluran pencernaan bagian di bawah usus dua belas jari, terdiri dari usus kecil yang melingkupi usus puasa dan usus penyerapan. Bagian terakhir adalah bagian yang tergabung pada usus besar hingga anus.
Pada tahap awal makanan dikunyah dan dicampur dengan air liur untuk mencairkan materinya menjadi lebih berair dengan pelumasan dan menjadi setengah cair. Oleh karenanya pencernaan di bagian ini bersifat plegmatik (balgham) atau dingin dan lembab. Pelumasan makanan diperlukan karena semua reaksi pencernaan berikutnya harus terjadi dalam media cair.
Setelah dicacah oleh gigi dan dilumasi air liur kemudian makanan akan ditelan melalui kerongkongan dengan mudah. Setelah melewati kerongkongan makanan akan menuju lambung.
Dalam lambung pencernaan bersifat kolerik (panas dan kering), karena di dalamnya terdapat satu bagian dari empedu kuning yang disebut al-mirrah ash-shafra, yaitu berwujud asam lambung. Sebagian besar pemecahan nutrisi menjadi sari makanan yang lebih halus terjadi di lambung. Di lambung juga berbagai makhluk yang membahayakan seperti bakteri parasit dan sebagainya dimusnahkan.
Makanan yang telah dilumatkan kemudian akan mengalir sebanyak 70 sentimeter kubik (cc) melalui lubang pintu keluar yang disebut bhawwab. Ketika sejumlah kecil makanan masuk ke usus dua belas jari, katup pilorik akan tertutup sampai makanan cair tersebut dinetralkan oleh getah usus dua belas jari, getah pankreas dan cairan empedu yang bersifat basa.
Getah pankreas dan cairan empedu berasal dari saluran empedu dan saluran pankreas masuk ke dalam usus dua belas jari pada suatu lubang yang disebut ampula hepatopankreatika, atau ampula ateri, yaitu sepuluh sentimeter dari katup pilorik.
Dalam usus dua belas jari juga terdapat beberapa kelenjar khas yang dikenal sebagai kelenjar Brunner dimana kelenjar ini menghasilkan cairan kental bersifat alkali (basa) agar lapisan usus dua belas jari terlindungi dari pengaruh isi lambung yang asam. Oleh karenanya keseimbangan antara asam dan basa merupakan kunci untuk fungsi yang sehat dari usus dua belas jari.
Usus dua belas jari rentan terhadap penyakit yang bersifat kolerik (panas dan kering), dikarenakan pengaruh asam lambung serta empedu. Umumnya menyebabkan perlukaan dan jika empedu hitam ikut terlibat, borok cenderung kronis seperti pada kasus demam tifoid kronis. Selain itu perlukaan juga dapat menyebabkan terganggunya saluran empedu, pankreas atau mengakibatkan rasa mual.
Sementara itu isi usus yang cair akan dijalankan oleh serangkaian gerak bergelombang yang memompa dengan cepat. Setiap gerakan lamanya satu detik dan antara satu gerakan ada istirahat beberapa detik. Gerakan berupa segmental dan gerakan pendulum.
Gerakan segmental berperan memisahkan satu bagian makanan di usus dari beberapa bagian lainnya agar bisa dicerna dan diserap. Oleh karenanya terdapat bagian kosong di usus puasa (jejunum). Sementara gerakan pendulum menyebabkan isi usus bercampur dengan empedu yang berasal dari hati dan getah pankreas dari pankreas.
Atas peran berbagai getah pencerna, yaitu ludah, getah lambung, getah pankreas, dan sukus enterikus, maka berbagai bahan makanan dapat disederhanakan hingga akhirnya dapat diserap. Adapun makanan yang telah dicerna dan siap diserap, mencapai akhir usus kecil dalam waktu sekitar empat jam.
Sedangkan penyerapan makanan yang telah dicerna utamanya dilakukan di usus penyerapan (ileum) melalui dua saluran, yaitu pembuluh kapiler darah dan saluran limfe (getah bening) di vili (jonjot usus), yakni sebelah dalam permukaan usus halus yang bekerja seperti pompa pendorong. Setelah memasuki kapiler darah di vili, sari-sari makanan akan melalaui vena portal ke hati untuk mengalami beberapa perubahan.
Imam Adz Dzahabi menyebutkan bahwasannya di antara lambung dan hati terdapat urat-urat, di dalamnya makanan sampai dari lambung kepadanya, ini adalah makna sabda Nabi ﷺ:
“Lambung adalah kolamnya badan sedangkan urat-urat mengalir kepadanya.”
Setelah melewati hati, sari-sari makanan akan diubah menjadi beberapa jenis darah untuk menutrisi organ tubuh dan lain sebagainya.
Oleh karenanya Imam Adz-Dzahabi berkata, “lalu hati menyedot apa yang paling bagus dalam makanan dengan urat-urat itu lalu dimasak dengan masakan lain sehingga menjadi darah, apabila menjadi darah dikirimkan ke setiap organnya yang dapat mencukupinya dan apa yang dituntut oleh wataknya, dan makanan yang menyusul terdorong ke usus dengan yang paling baiknya dan sisanya terdorong seperti itu juga.”
Di samping itu beliau berkata, “ketahuilah bahwa pencernaan perut besar memiliki sisa (ampas) air seni, empedu hitam (dari limpa) dan empedu kuning, maka Maha Suci Allah Yang Maha Pemurah dan Penyayang Pencipta, Pembuat dan Pembentuk.”
Oleh karenanya ampas hasil pencernaan yang tidak diserap oleh usus halus akan dipilah ke dalam usus besar melalui katup ileosekal. Kemudian ampas makanan tersebut dipengaruhi oleh cairan melankholik (mirrah ash-sauda’) yang bersifat pengkelat, sehingga tinja yang telah mencapai kolon desenden (sebelah kiri) menjadi pejal dikarenakan hilangnya unsur air, karena diserap kembali oleh tubuh dan pengeringan oleh unsur tersebut.
Demikianlah Allah  menciptakan usus halus dengan sedemikian bentuk agar dapat bekerja dengan sangat baik, Maha Besar Allah dengan segala ciptaannya. Merugilah orang-orang yang merusak ususnya dengan memasukkan makanan secara berlebihan. Wallahu A’lam
 
Disari dari Tabloid Bekam Edisi 15 (Usus Sehat Tifus Lewat)

Thursday, January 31, 2013

Bagaimana Cara Membuat Vaksin?

Bagaimana Cara Membuat Vaksin?

 

Vaksin dihasilkan dari kuman (atau bagian dari tubuh kuman) yang menyebabkan penyakit. Sebagai contoh vaksin campak dihasilkan dari virus campak, vaksin polio dihasilkan dari virus polio, vaksin cacar dihasilkan dari virus cacar, dll. Perbedaanya terletak pada cara pembuatan vaksin tersebut.

Terdapat 2 jenis vaksin, hidup dan mati. Untuk membuat vaksin hidup, virus hidup dilemahkan dengan melepaskan virus kedalam tisu organ dan darah binatang (seperti ginjal monyet dan anjing, embrio anak ayam, protein telur ayam dan bebek, serum janin sapi, otak kelinci, darah babi atau kuda dan nanah cacar sapi) beberapa kali (dengan proses bertahap) hingga kurang lebih 50 kali untuk mengurangi potensinya. Sebagai contoh virus campak dilepaskan kedalam embrio anak ayam, virus polio menggunakan ginjal monyet, dan virus Rubela menggunakan sel-sel diploid manusia (bagian tubuh janin yang digugurkan). Sedangkan vaksin yang mati dilemahkan dengan pemanasan, radiasi atau reaksi kimia.

Kuman yang lemah ini kemudian dikuatkan dengan Adjuvan (perangsang anti bodi) dan stabilisator (sebagai pengawet untuk mempertahankan khasiat vaksin selama disimpan). Hal ini dilakukan dengan menambah obat, antibiotik dan bahan kimia beracun kedalam campuran tersebut seperti: neomycin, streptomycin, natrium klorida, natrium hidroksida, alumunium hidroksida, alumunium fospat, sorbitol, gelatin hasil hidrolisis, formaldehid, formalin, monosodium glutamat, pewarna merah fenol, fenoksietanol (anti beku), kalium difospat, hidrolysate kasein pankreas babi, sorbitol dan thimerosal (raksa). (Menurut Pusat Pengawasan dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS juga menurut Psiciana’s Desk Reference).

Campuran virus atau bakteri, bahan kimia beracun dan bagian tubuh binatang yang berpenyakit inilah yang disuntikan kedalam tubuh anak atau orang dewasa ketika mendapatkan vaksinasi. Menurut CDC AS, bahan tambahan dicampurkan ke dalam vaksin untuk meningkatkan reaksi imun, mencegah pencemaran mikroba dan memperkuat formula vaksin, serta untuk memastikan vaksin tersebut stabil, bebas kuman dan aman. Namun benarkah anggapan ini?

sumber

“Dalam Islam sendiri sudah ada metode untuk memperkuat imunitas. Apalagi bagi bayi yang baru lahir. Yakni dengan cara Tahnik. Insya Allah Ta’ala lebih aman, lebih selamat dan lebih berkah''

http://evialfadhl.wordpress.com/2011/06/11/bagaimana-cara-membuat-vaksin/ 



Mari Mengenal TORCH (Toxoplasma) dan Bahayanya

Mari Mengenal TORCH (Toxoplasma) dan Bahayanya

 

TORCH singkatan dari Toxoplasma gondii (toxo), Rubella, Cyto Megalo Virus (CMV), dan Herpes Simplex Virus (HSV) yang terdiri dari HSV1 dan HSV2 serta kemungkinan oleh virus lain yang dampak klinisnya lebih terbatas (Misalnya Measles, Varicella, Echovirus, Mumps, virus Vaccinia, virus Polio, dan virus Coxsackie-B). 

Penyebab utama:

Virus dan parasit TORCH (Toxoplasma, Rubella, CMV, dan Herpes) yang berasal dari hewan di sekitar kita. Seperti ayam, kucing, burung, tikus, merpati, kambing, sapi, anjing, babi, dll. Meskipun tidak secara langsung sebagai penyebab namun juga bisa disebabkan oleh karena perantara (tidak langsung) seperti memakan sayuran, daging setengah matang dan lainnya.
Dalam dunia medis Toxoplasma sering disebut sebagai virus kucing, padahal bukan, yang benar adalah parasit darah. Penelitian di dalam maupun di luar negeri, 70% penyebab penyakit ini adalah kotoran kucing. Kemudian melalui hewan lain yang menempel dalam makanan, lalu masuklah ke dalam tubuh manusia dan menyatu dalam darah.

Gejala Toxoplasma :

Pada awalnya penderita akan nampak sehat, seperti tidak mengidap penyakit. Jika penderita hamil, barulah akan muncul gejala-gejala :
  • seperti flek yang terus menerus ketika hamil,
  • janin tidak berkembang dengan normal,
  • hamil anggur,
  • janin meninggal dalam usia kandungan 7-8 bulan,
  • bahkan sampai terjadi keguguran.

Toxoplasma Gondii Dibedakan menjadi 3

  1. Oosit, merupakan hasil perkawinan mikrogamat dan mikrogamet yang terjadi dalam usus kucing. Oosit diekskresi bersama tinja dan berada dalam tanah, tumbuhan atau sayuran.
  2. Trofozoit (takhizoit), timbul kalau Oosit termakan binatang atau manusia kemudian pecah menjadi bentuk trofozoit yng sangat infektif. Trofozoit memperbanyak diri dengan cara aseksual (pembelahan) mengakibatkan parasitemia dan menyerang berbagai organ.
  3. Kista. Berada dalam organ yang dapat bertahan hidup sepanjang kehidupan induk semangnya.

Apa yang terganggu jika terjangkit Toxoplasma ?

  • Menganggu kesuburan tak hanya bagi wanita, namun juga bagi pria.
  • Pada wanita Toxoplasma menginfeksi sel telur sehingga sel telur dan inti sel menjadi rusak, mengecil dan tidak bisa dibuahi.
  • Infeksi tersebut pada wanita juga bisa menyebabkan timbulnya miom.
  • Penyumbatan atau pelengketan saluran telur sehingga sel telur tidak bisa dibuahi dan mengakibatkan sulitnya terjadi kehamilan.
  • Sementara pada pria, Toxoplasma menginfeksi sel sperma sehingga memperburuk kualitas sperma, mengurangi kekentalan sperma, dan menurunkan kemampuan gerak sel sperma sehingga sulit mencapai sel telur.

Toxoplasma bukanlah penyakit menular !

Toxoplasma tidak menular terhadap pasangan, akan tetapi Toxoplasma  menular pada keturunan. Bisa jadi anak pertama dan kedua sehat, tetapi anak ketiga cacat atau mengalami Epilepsi dan autisme. Tetapi yang sering terjadi sesungguhnya jika dilakukan tes di laboratorium, baik anak pertama maupun anak kedua sesungguhnya sudah  terinfeksi virus Toxoplasma.

Berbeda dengan Rubella !

Rubella sering disebut dengan Campak Jerman. Rubella dapat ditularkan melalui kontak perpafasan dan memiliki masa inkubasi antara 2-3 minggu. Penderita dapat menularkan penyakit ini selama seminggu sebelum dan sesudah timbulnya rash (bercak – bercak merah) pada kulit. Rash pada Rubella berwarna merah jambu, mengjilang dalam waktu 2-3 hari dan tidak selalu muncul untuk semua kasus infeksi.
Infeksi virus Rubella merupakan penyakit infeksi ringan pada anak dan dewasa muda, tetapi memberi nuansa istimewa seandainya infeksinya mengenai ibu hamil, di mana virus dapat menembus barier plasenta dan langsung patogenik terhadap janin yang dikandungnya.
Pada kasus ini ibu hamil tidak mengalami keguguran atau bayinya meninggal saat lahir, tetapi yang sering terjadi adalah :
  • Bayi yang dilahirkan mengalami glukoma,
  • Kebutaan,
  • Berat badan rendah,
  • Kornea yang keruh,
  • Kerusakan pada otak atau pengapuran pada otak,
  • Bibir sumbing,
  • Tuna rungu,
  • kelainan endokrin, misalnya terjadinya hipo, dan
  • Sulit bicara.
Rubella dapat ditularkan melalui kontak perpafasan dan memiliki masa inkubasi antara 2-3 minggu. Penderita dapat menularkan penyakit ini selama seminggu sebelum dan sesudah timbulnya rash (bercak – bercak merah) pada kulit. Rash pada Rubella berwarna merah jambu, mengjilang dalam waktu 2-3 hari dan tidak selalu muncul untuk semua kasus infeksi.

Bagaimana kalau CMV (Cyto Megalo Virus) ?

CMV lebih sering menyerang retinitas (fleksi pada kornea), yang dapat dengan cepat menyebabkan kebutaan. Bila tidak diobati CMV dapat menyebar ke seluruh tubuh dan menginfeksi ke beberapa organ lain sekaligus. Risiko infeksi CMV paling tinggi terjadi bila cell CD4 dibawah 100.
Cyto Megalo Virus atau lebih sering disebut dengan CMV adalah infeksi oportunistik yang berhubungan dengan penyakit HIV. Virus ini dibawa oleh sekitar 50% populasi dan 90% penderita dengan HIV. Sistem kekebalan yang sehat akan menyebabkan virus ini selalu dalam kendali kita. Ketika HIV memperlemah kekebalan kita, CMV dapat menyerang beberapa bagian tubuh.
Virus Cyto Megalo Virus (CMV) termasuk keluarga virus Herpes. Sekitar 50% sampai 80% orang dewasa memiliki antibodi anti CMV. Infeksi primer virus ini terjadi pada usia bayi, anak – anak, dan remaja yang sedang dalam kegiatan seksual aktif. Penderita infeksi primer tidak menunjukkan gejala yang khusus, tetapi virus terus hidup dengan status “laten” dalam tubuh penderita selama bertahun – tahun.
Virus CMV akan aktif apabila inang mengalami penurunan kondisi fisik, seperti wanita yang sedang hamil atau orang yang mengalami pencangkokan organ tubuh. Jika infeksi pada wanita hamil terjadi pada awal kehamilannya maka kelainan yang ditimbulkan semakin besar.
Misalnya seorang ibu pada saat hamil, ia akan mengalami :
  • Keguguran terus menerus,
  • Bayi yang dikandungnya lahir dalam keadaan cacat fisik, seperti Hidrosefalus (pembesaran kepala), Microsefalus (pengecilan kepala), lahir dengan usus keluar tubuh, tubuh transparan atau kaki dan tangannya jadi bengkok.
  • Hepatomegali
  • Splenomegali,
  • Kulit kuning,
  • Radang paru – paru, dan
  • Kerusakan sel pada jaringan syaraf pusat
  • Berlanjut menjadi kemunduran mental, tuli, rabun, dan raikrosefali.

Penyakit Herpes, apa lagi ?

Kemunculannya ditandai dengan bintik – bintik pada tubuh dan pada alat genital. Seorang yang mengidap Herpes, di samping kesakitan, juga terasa panas. Bagi wanita hamil sering keguguran atau bayinya lahir dalam keadaan cacat.
Toxoplasma tidak menular pada pasangan, sedangkan Rubella, CMV, dan Herpes bisa menular. Penularan bisa terjadi melalui hubungan seksual, air liur, keringat, darah, dan Air Susu Ibu (ASI). Sehingga kalau wanita terjangkit Rubella, CMV, dan Herpes, maka suaminya pun dapat tertular. Sulitnya terjadi kehamilan pada wanita disebabkan oleh virus tersebut memperburuk kualitas spermatozoa/sperma, karena kekentalan sperma menjadi cair. Volume sperma yang seharusnya 5 CC menjadi 3 CC dan gerakannya pun sudah berubah.
Perlu ditegaskan lagi bahwa Toxoplasma maupun Rubella dan CMV serta Herpes bukan hanya milik ibu hamil saja. Siapapun bisa terkena TORCH. Baik dia orang dewasa, kaum muda, lansia, maupun balita. Kemudian
TORCH menyerang saraf otak, mata dan gerak. Jika menyerag otak misalnya gejalanya sering sakit kepala, radang tenggorokan, atau flu berkepanjangan. Otot – otot terasa sakit sampai ke persendian dan pinggang. Kaki pun mudah capek dan lemas, menggigil kemudian lambung pun sakit.
Hati-hati jika anak sakit mata yang tak kunjung sembuh, itu bukan disebabkan oleh seringnya nonton TV yang  terlalu dekat ke layar. Ada baiknya diperiksakan ke laboratorium karena infeksi Toxoplasma dapat menyebabkan gangguan pada penglihatan.

Hasil pemeriksaan Toxoplasma :

Sebelum memeriksakan adanya virus Toxoplasma atau tidak ada baiknya menanyakan dulu mengenai biaya pemeriksaan di laboratorium tersebut. Karena pemeriksaan ini biayanya lumayan mahal.
Jika sudah dilakukan pemeriksaan di laboratorium biasanya akan didapat hasil yang menunjukkan nilai Toxoplasma dengan indicator  antibody IgG (IgG merupakan bentuk antibody penghalang yang dihasilkan tubuh, yang bertugas menangkap semua bibit penyakit untuk menghambat penyebaran) dan IgM (IgM merupakan bentuk antibody tubuh yang timbul setelah perkembangan penyakit dihambat, yang bertugas untuk menangkap sisa bibit penyakit yang tertinggal.).
Dengan kata lain bila terinfeksi TORCH (Toxoplasma), tubuh menghasilkan IgM terlebih dahulu, baru kemudian membentuk IgG. Jika nilai IgG atau IgM melebihi nilai batas normal maka positif mengidap Toxoplasma. Sebaliknya jika IgG kurang dari IgM maka negative dari Toxoplasma.
Kesimpulannya jika IgG positif dan IgM negative infeksi sudah lama terjadi. Bila IgG negative dan IgM positif disimpulkan infeksi baru saja terjadi. Namun, apabila IgG dan IgM dua-duanya positif maka disimpulkan bahwa infeksi sedang berada pada tahap manifest.

Pencegahan Supaya Terhindar dari Toxoplasma :

  • Cuci tangan setiap sebelum makan
  • Mencuci bersih daging, sayuran dan buah-buahan yang akan kita konsumsi
  • Masaklah makanan sampai matang, terutama daging-dagingan
  • Jika memiliki hewan peliharaan jagalah kebersihannya
  • Selalu manjaga kebersihan badan dan lingkungan
“Hak milik Allah Subhanahu wa Ta’ala yang Maha Memiliki  dan menguasai ilmu dan serta segala sesuatu di langit dan bumi. Silahkan yang mau menyebarkan ilmu ini atau yang ingin mengcopy, menuebarluaskan dan menyampaikan kepada orang-orang yang memerlukan informasi ini. Insya Allah Ta’ala semoga bermanfaat

Titik-titik Hijamah