KESAKTIAN KIKUN, USTADUN, DUKUN BUKAN KAROMAHKaromah merupakan kemampuan luar biasa yang di berikan Allah kepada wali-wali-Nya, dikarenakan keimanan dan ketakwaan mereka dan sebagai bentuk bantuan agar meraka tetap istiqomah. Dan wali Allah hanyalah hamba-hamba-Nya yang tunduk dan patuh baik secara zahir maupun batin, dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, membenarkan kabar
Ruqyah syar'iyyah adalah salah satu sarana dakwah yg paling ampuh di tengah masyarakat, dengannya masyarakat bisa mengenal bahwasannya Al-Quran itu bukan sekedar buku bacaan biasa atau hanya sekedar alat untuk menakut-nakuti syaithan...
Namun Al-Qur'an adalah rahmah (kasih sayang) dan syifa (obat) atas stiap orang yg meyakininya,sesuai dgn firman Allah subhanahu wa ta'ala dlm surat Al-Isra di juz 15 ayat 82...
Maka hal ini pun yg seharusnya direalisasikan oleh setiap para penjunjung panji Allah melalui dakwah ruqyah ini..
Yaitu dgn mengajak pasien bukan membentak, dengan memberi semangat bukan menyudutkan, dengan kesabaran bukan kebrutalan, apalagi sampai mendzaliminya dengan berbagai perlakuan kasar, menendang, memukuli pasien dengan brutal, meludahi sembarangan, menginjak-injak, menjambak, dan berbagai tindakan anarkis lainnya yg tak patut dilakukan oleh seorang mukmin...
Jika alasannya ruqyah ini adalah jihad melawan syaithan, maka saya setuju sekali... namun jika sampai memukuli dan membuat tubuh pasien sampai luka bahkan trauma dgn ruqyah, maka ini bukanlah jihad melawan syaithan...melainkan membuka pintu masuk untuk para syaithan agar bisa menguasai dan memperdaya dirinya dengan tipu daya mereka yg begitu samar....
Perang melawan syaithan bukanlah dengan FISIK dan kekerasan... tp dgn jiwa yg tenang dan ketawakalan yg penuh kpd Allah...
Sbagaimana yg tertera pada hadits yg menceritakan teguran Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam terhadap shahabat yg mencela syaithan...
Beliau bersabda, "Janganlah engkau mengucapkan 'Celaka kau setan !!!' Karena syaithan akan membesar sebesar gedung dan akan berkata 'AKU TELAH BERHASIL MENGALAHKANNYA DENGAN KEKUATANKU'... Namun ucapkanlah 'Bismillah' karena di saat engkau mengucapkan kalimat tsb, syaithan akan mengecil sekecil lalat..." (HR.Muslim)
Pada hadits diatas kita bisa mengambil banyak pelajaran darinya, yaitu bahwa di saat syaithan itu dicela, dibentak, dan dikasari, mereka bukannya malah takluk dan tunduk dengan kita... melainkan akan smakin garang dan kuat...
Saat syaithan menjadi kuat dan peruqyah semakin tenggelam dalam emosinya memukuli dan menghajar pasien, maka syaithan akan mengetahui celah utk menembus benteng pertahanan peruqyah...
Ia akan terus semakin membandel hingga peruqyah smakin emosi dan akhirnya dpt membahayakan tubuh pasien dgn tindakannya yg anarkis...na'udzubillah...
Dan jika pasien sudah babak belur dan kehilangan tenaga, si syaithan ini akan bersembunyi, bukan malah keluar...
Karena misinya adalah utk merusak hati dan jasad korban !!!
Smakin rusak tubuh korban dan parah penderitaannya, maka akan smakin kuat pula syaithan itu mencengkramnya...
Tidak jarang peruqyah yg berlaku kasar banyak yg ditempeli dan dikuntit oleh jin...
Ada yg dibuat malas beribadah, tempramen, syahwat melunjak, nggak mau menerima nasehat,keras kepala, dibuat bangga diri, sok hebat, diganggu keluarganya, dirusak rumah tangganya, dll...yg nntinya pun akan ada dampak yg terjadi pada fisiknya
Itu smua balasan dari Allah atas tindakan aniaya terhadap sesamanya...
Yg mana Allah sendiri mengharamkan kedzaliman walau kepada orang kafir skalipun...!!!
Sdangkan hujjah bahwa memukul dalam meruqyah itu memang ada, maka saya gk memungkiri... krn ada beberapa hadits yg mengatakan demikian...
Tp memukul disini bukan spt memukuli samsak !!!! Melainkan hanya tepukan !!!!
Jika berpendapat bahwa ibnu taimiyyah pernah memukuli orang kesurupan dgn tongkat, maka hal itu SAMA SEKALI TIDAK BISA DIGENERALISIR utk setiap kasus pasien !!!!
BAHKAN IBNU TAIMIYYAH DALAM MAJMU FATAWA BELIAU MENGHARAMKAN UNTUK SEMBARANGAN MEMBUNUH JIN !!!! WALAUPUN JIN ITU KAFIR !!! Harus diperingatkan dulu dan didakwahi dulu baru kemudian jka ttp menyakiti manusia boleh dibunuh...
Foto di bawah ini adalah foto ASLI dari berbagai foto2 yg ada... ini adalah hasil jepretan salah satu peserta pelatihan ruqyah yg beberapa waktu lalu digelar di jawa tengah bersama saya dan kawan2...
Ada peruqyah yg mencambukinya hingga tubuhnya memar2....
Sungguh tindakan ini sangat kami sesalkan... krn anarkisme dalam meruqyah bukanlah tindakan yg dibenarkan oleh islam...
Mari kita jadikan RUQYAH SEBAGAI DUTA PENEBAR KASIH SAYANG di muka bumi ini... sekaligus teror bagi para syaithan yg terkutuk !!! Bukan teror terhadap saudara kita yg sedang sakit !!!
ALLAHU AKBAR !!!
Namun Al-Qur'an adalah rahmah (kasih sayang) dan syifa (obat) atas stiap orang yg meyakininya,sesuai dgn firman Allah subhanahu wa ta'ala dlm surat Al-Isra di juz 15 ayat 82...
Maka hal ini pun yg seharusnya direalisasikan oleh setiap para penjunjung panji Allah melalui dakwah ruqyah ini..
Yaitu dgn mengajak pasien bukan membentak, dengan memberi semangat bukan menyudutkan, dengan kesabaran bukan kebrutalan, apalagi sampai mendzaliminya dengan berbagai perlakuan kasar, menendang, memukuli pasien dengan brutal, meludahi sembarangan, menginjak-injak, menjambak, dan berbagai tindakan anarkis lainnya yg tak patut dilakukan oleh seorang mukmin...
Jika alasannya ruqyah ini adalah jihad melawan syaithan, maka saya setuju sekali... namun jika sampai memukuli dan membuat tubuh pasien sampai luka bahkan trauma dgn ruqyah, maka ini bukanlah jihad melawan syaithan...melainkan membuka pintu masuk untuk para syaithan agar bisa menguasai dan memperdaya dirinya dengan tipu daya mereka yg begitu samar....
Perang melawan syaithan bukanlah dengan FISIK dan kekerasan... tp dgn jiwa yg tenang dan ketawakalan yg penuh kpd Allah...
Sbagaimana yg tertera pada hadits yg menceritakan teguran Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam terhadap shahabat yg mencela syaithan...
Beliau bersabda, "Janganlah engkau mengucapkan 'Celaka kau setan !!!' Karena syaithan akan membesar sebesar gedung dan akan berkata 'AKU TELAH BERHASIL MENGALAHKANNYA DENGAN KEKUATANKU'... Namun ucapkanlah 'Bismillah' karena di saat engkau mengucapkan kalimat tsb, syaithan akan mengecil sekecil lalat..." (HR.Muslim)
Pada hadits diatas kita bisa mengambil banyak pelajaran darinya, yaitu bahwa di saat syaithan itu dicela, dibentak, dan dikasari, mereka bukannya malah takluk dan tunduk dengan kita... melainkan akan smakin garang dan kuat...
Saat syaithan menjadi kuat dan peruqyah semakin tenggelam dalam emosinya memukuli dan menghajar pasien, maka syaithan akan mengetahui celah utk menembus benteng pertahanan peruqyah...
Ia akan terus semakin membandel hingga peruqyah smakin emosi dan akhirnya dpt membahayakan tubuh pasien dgn tindakannya yg anarkis...na'udzubillah...
Dan jika pasien sudah babak belur dan kehilangan tenaga, si syaithan ini akan bersembunyi, bukan malah keluar...
Karena misinya adalah utk merusak hati dan jasad korban !!!
Smakin rusak tubuh korban dan parah penderitaannya, maka akan smakin kuat pula syaithan itu mencengkramnya...
Tidak jarang peruqyah yg berlaku kasar banyak yg ditempeli dan dikuntit oleh jin...
Ada yg dibuat malas beribadah, tempramen, syahwat melunjak, nggak mau menerima nasehat,keras kepala, dibuat bangga diri, sok hebat, diganggu keluarganya, dirusak rumah tangganya, dll...yg nntinya pun akan ada dampak yg terjadi pada fisiknya
Itu smua balasan dari Allah atas tindakan aniaya terhadap sesamanya...
Yg mana Allah sendiri mengharamkan kedzaliman walau kepada orang kafir skalipun...!!!
Sdangkan hujjah bahwa memukul dalam meruqyah itu memang ada, maka saya gk memungkiri... krn ada beberapa hadits yg mengatakan demikian...
Tp memukul disini bukan spt memukuli samsak !!!! Melainkan hanya tepukan !!!!
Jika berpendapat bahwa ibnu taimiyyah pernah memukuli orang kesurupan dgn tongkat, maka hal itu SAMA SEKALI TIDAK BISA DIGENERALISIR utk setiap kasus pasien !!!!
BAHKAN IBNU TAIMIYYAH DALAM MAJMU FATAWA BELIAU MENGHARAMKAN UNTUK SEMBARANGAN MEMBUNUH JIN !!!! WALAUPUN JIN ITU KAFIR !!! Harus diperingatkan dulu dan didakwahi dulu baru kemudian jka ttp menyakiti manusia boleh dibunuh...
Foto di bawah ini adalah foto ASLI dari berbagai foto2 yg ada... ini adalah hasil jepretan salah satu peserta pelatihan ruqyah yg beberapa waktu lalu digelar di jawa tengah bersama saya dan kawan2...
Ada peruqyah yg mencambukinya hingga tubuhnya memar2....
Sungguh tindakan ini sangat kami sesalkan... krn anarkisme dalam meruqyah bukanlah tindakan yg dibenarkan oleh islam...
Mari kita jadikan RUQYAH SEBAGAI DUTA PENEBAR KASIH SAYANG di muka bumi ini... sekaligus teror bagi para syaithan yg terkutuk !!! Bukan teror terhadap saudara kita yg sedang sakit !!!
ALLAHU AKBAR !!!






![TAK KENAL MAKA TAK SAYANG Ada sms masuk intinya minta bantuan, sebenarnya saya dak tega dengan isi sms nya, namun apa daya saya tidak mengenalnya dan menurut saudara bagaimana ? Ini isi sms nya yang pertama Asalamuaalikum bpk subur dh, saya hxxxxx lxxx , seorang mualaf yang baru 8 bulan masuk islam. di usir dan di kucilkan oleh semua keluarga dan saudara, saya mohon bantuan bpk sesama saudara, tolonglah bantu saya sedikit bekal agar saya bisa melanjutkan perjalanan kepesantren, mohon ya bapak, wasalam hxxxxx lxxx mualaf. Sms kedua 10845979xx BCA hxxxxx lxxx. saya mohon kemurahan dan keiklasan bapak tolonglah kirim sedikit bantuan 300 ribu agar saya bisa melanjutkan kepesantren tempat saya masuk islam mohon pak, demi Alloh saya sangat mengharap kan bantuan dari bapak, wasalam hxxxxx lxxx mualaf, Sms ketiga saya sangat mengharapkan bantuan dari bapak sangat berarti dan bermanfaat bagi saya seorang mualaf yang mau mendalami islam, mohon tolonglah bapak, bantu saya agar bisa melanjutkan perjalanan ke pesantren, wasalam hxxxxx lxxx mualaf, Ketiga sms tadi belum saya balas karena ini benar apa penipuan ? klo benar ini harus di bantu tapi klo salah [ sek tak angen angen ne ]](https://fbcdn-sphotos-f-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xpf1/v/t1.0-9/10350453_384214718395530_2403916250247495289_n.jpg?oh=47cd613bc887ffce9c4f5af817e2bc1b&oe=5490CAFB&__gda__=1418524561_9f05d39b04d112a779d299907f966ac0)



