Showing posts with label HUMOR RUQYAH. Show all posts
Showing posts with label HUMOR RUQYAH. Show all posts

Friday, April 3, 2015

DIALOG DG JIN YANG TAK TERKALAHKAN

@DIALOG DG JIN YG TAK TERKALAHKAN@
----------------------
Sdh ribuan jin yg bisa tunduk lewat bacaan ruqyah
syar'iyah. Nmn ada suatu pengalaman yg aneh saat
berdialog dg salah satu jin yg sgt kuat ini.
Sebenarnya aku sdh biasa menghadapi jin2 yg kuat, gagah dan
kasar. Namun pd ahirnya sering bisa dibikin tunduk dan taslim
mengucapkan syahadat. Nmn jin yg satu ini sgt lain. Sklpun
sdh kebacakan ayat2 pembatal sihir dan ayat2 penyiksa,
namun ia tetap tak goyah.
Sudah banyak peruqyah senior yg menghapi jin yg satu ini. Namun semuanya tak kuasa utk menghadapinya. Saat di ruqyah, jin ini selalu tertawa seolah tak merasakan apa apa, hingga banyak peruqyah yg frustasi dan menyerah!
Sudah berjam jam aku membacakan ruqyah. Namun ia tetap tertawa melecehkan. Akupun mulai lelah dan mau menyerah seperti hal nya para peruqyah sebelumnya. Namun aku penasaran, dan kuatanya ia :
" Hai jin bandel, sebenarnya siapa org yg kamu takuti?"
Ia mnjwb;
" Ha ha ha, tak ada manusia yg kutakuti termasuk kau , kecuali
hanya satu orang !"
" Siapa ?" tanyaku penasaran.
" Tukang jahit", demikian jawabnya terkesan panik.
" Kok tukang jahit, bagaimana mungkin itu bisa terjadi",
begitu selidiku menyelidik.
Dg getaran yg sangat kuat, ia meronta sambil menjelaskan;
" Tak spt kau, ia sakti sekali. Aku tak sanggup walay hanya lewat
didepan rumahnya!"
" Mengapa?", tanyaku tambah penasaran.
" Aku takut, takut..takut!
" jlskan mengapa mesti takut sama tukang jahit?",
tambahku kesel.
" Didepan rumahnya ada rajah dg tulisan " MENeRIMA
PERMAK SEGALA JENIS JIN ", kan itu berarti ia ilmunya sangat
tinggi sekali?"
Sesaat aku merenung, lalu tertawa;
" Ah kehed mah siah, kuring mah serius, ari maneh ngadon
heureuy. Ukhruz aduwallah!"
lalu sijin pun ahirnya keluar dan berlari kencang sambil
tertawa tawa! He he
(Edisi humor)

Tuesday, March 10, 2015

HUMOR TAHDZIRAN RUQYAH

HUMOR RUQYAH
=================
A. "GA ADA DALILNYA MENYEMBELIH JIN"
Ahli Tahdzir (AT), Peruqyah (PR)
Kisahnya.............
AT : Ga da dalilnya menyembelih jin !! Itu bid'ah !!!
PR: Ada ga dalil Rasul mengusap, menggesekkan tangan pada bagian tubuh tertentu ?
AT : ya ada, bla bla bla (menjelaskan cara Rasul meruqyah dengan mengusapkan tangan)
PR : kalo saya menggesekkan atau mengusap tangan keleher pasien sesuai dengan dalil hadits Rasul ga?
AT : ya sesuai....
PR : Jika anda ga suka dengan kalimat "menyembelih" maka saya akan menggantinya dengan kalimat "mengusap dan menggesekkan tangan" keleher pasien untuk menyakiti jin.....
AT : %€÷¥×¥€_÷++₩÷
-----------------------------------------------------------------------
B. GA ADA DALILNYA MENUNJUK PASIEN YANG KERASUKAN JIN
AT : Ga ada dalilnya menunjuk dengan jari telunjuk pasien yang kerasukan jin sembari membaca ayat ruqyah, itu bid'ah !!!!!!
PR : Jika saya mengancam jin yg dalam tubuh pasien dengan mengarahkan jari telunjuk kewajah pasien untuk menakut nakutinya, boleh ga?
AT : ya boleh saja....
PR : Jika saya berdoa kepada Allah dengan mengacungkan jari telunjuk ada dalilnya ga ?
AT : ya ada dalilnya, bla bla bla (menjelaskan dalil berdoa dengan mengacungkan jari telunjuk)
PR : Maka kenapa anda melarang saya berdoa sembari mengarahkan jari telunjuk kediri pasien atau sembari jari telunjuk dihadapkan kelangit dengan harapan dan mengancam semoga jinnya mendapatkan azab dari Allah ???
A% : =€×_×£+₩=%€×£+

Saturday, November 15, 2014

Saya ahli terawang juga loo!

Saya ahli terawang juga loo!
****************************
Ustadz...bisa terawang rumah saya?
Emangnya saya dukun! Bisa terawang...
Yang jelas rumah bpk/ibu itu
Ada penghuninya ....bpk ibu dan anak²
Pasti ada jendelanya
pasti ada pintunya
pasti ada dapurnya
Pasti ada toiletnya
Pasti ada meja kursi

Saturday, November 8, 2014

Ruqyah itu jika bisa dibuat sulit kenapa dipermudah



Al kisah...............
Fulan : Pak Yai bisakah saya membacakan ayat ruqyah pada herbal yang saya yakin bersadarkan pengalaman bisa mengobati sakit saya ?
Pak Kyai : apakah anda sudah belajar thibun nabawi? Tidak sembarangan menggunakan herbal harus dengan ahlinya?
Fulan : jadi saya harus bagaimana?
Pak Kyai : Ilmu itu butuh waktu, butuh belajar, saya saja tahunan belajar thibun nabawi. Jangan sembarangan konsumsi herbal, dan kenapa juga anda harus membacakan ruqyah pada herbal ? cukupkan dengan ruqyah saja.....
Fulan, Iya Pak yai..... saya akan mencukupkan diri dengan ruqyah mandiri juga
Pak Kyai : Coba saya uji bacaan anda, tolong baca Al-Fatihah, ayat kursi, Al-Ikhlas, Al Falaq dan An-naas
Fulan : (mulai membaca)
Pak Kyai : makhrojul hujuf anda banyak yg salah, tahzin anda jelek, ga bisa untuk ruqyah nanti ruqyahnya ga manjur.............
Fulan : jadi gimana dong pak Yai ?
Pak Kyai : Sering-sering mengunjungi klinik saya untuk ruqyahnya dan beli herbalnya
Fulan : Pak yai jadi anak saya artinya ga bisa meruqyah juga ?
Pak Kyai : coba anaknya baca Al-Fatihah
Anaknya Fulan : (mulai membaca)
Pak Kyai : bacaannya masih cadel, ga bisa untuk meruqyah, syarat ruqyah itu tahsinnya harus sempurna, jadi ga akan manjur ruqyahnya.........................
--------------------------------------------------
Setelah giat belajar tahsin Fulan akhirnya bacaannya bagus dan kembali menghadap pak Kyai................
Fulan : Pak yai sekarang bisa tidak saya mulai menjadi praktisi ruqyah dengan membantu jika ada orang-orang membutuhkan bantuan saya.
Pak Kyai : menjadi Praktisi ruqyah itu butuh ilmu psikologi, butuh ilmu agama yang tinggi, butuh bla-bla-bla-bla tahunan saya belajar bahkan sampe ke Mesir..
Fulan : membathin (sulitnya jadi peruqyah)
Pak Kyai : Selain butuh beragam disiplin ilmu yang tinggi, Resiko jadi peruqyah juga besar lebih baik siapapun yang butuh diruqyah, butuh konsultasi psikologi, ilmu agama, ingin tahu herbal terbaik buat penyakit beritahu saja alamat klinik saya
Fulan : iya pak Kyai...................

RUQYAH GA BUTUH TEHNIK ANEH

RUQYAH GA BUTUH TEHNIK ANEH
-----------------------------------------------------------
Dialog Pak Kyai dan santrinya............ Sembari meruqyah pasien, Pak Kyai ini memberi nasihat pada santrinya..................
Pak Kyai berceloteh " Ruqyah itu ga butuh dikasih nama tehnik dan tehnik macam-macam sebab inti dari ruqyah itu bacaan saja......" sembari beliau menepuk-nepuk dada pasiennya dan prilaku menepuk ini dilihat santrinya yang lalu berkata " pak yai menepuk dada untuk apa?" ini metode untuk mengeluarkan penyakit didada pasien.
lalu Pak Kyai kembali meruqyah dan mulai menghembuskan nafasnya setelah membaca ayat ruqyah ke wajah pasien, prilaku ini kembali ditanyakan santrinya " pak yai meniup itu gunanya untuk apa?" Metode atau cara ini untuk membakar wajah jin. Tak lama kemudian Pak Kyai memencet jempol pasiennya hingga pasiennya berteriak kesakitan yang membuat santrinya terkejut lalu berkata "kenapa Pak yai memencet jempol ?" Oh tenang saja sebab dipencet jempol ini adalah metode atau cara untuk merefleksi kepala pasien yang sakit sembari menyiksa jin"
Setelah selesai meruqyah Santri itu dengan bingungnya bertanya " pak yai mengatakan inti dari ruqyah adalah bacaan doa dan ga perlu tehnik macam-macam tapi kok pak Yai justru menjelaskan bahwa : Ada metode untuk mengeluarkan penyakit didada pasien, ada metode atau cara ini untuk membakar wajah jin, ada metode atau cara untuk merefleksi kepala pasien yang sakit sembari menyiksa jin. bukanlah padanan kata lain "metode" atau "cara" adalah "TEHNIK" ? dan pak yai justru sudah memberi nama tehnik tiupan untuk menyiksa membakar wajah jin, tehnik tepukan untuk mengeluarkan penyakit, tehnik pencetan refleksi juga???
Pak yai pun dengan senyum-senyum mengatakan "iya juga ya hehehehe"
sembari pak yai garuk-garuk ketek, kemudian ditanya oleh santrinya.. "itu teknik apa pak yai?? " Ini bukan teknik tapi ketek saia gatel jadi saya garuk... Lalu Santrinya tertawa dengan gelinya bersama pak Kyai ..............

Thursday, February 20, 2014

Jin Naik Angkot

[Jin Naik Angkot]

Ada 3 jin (telah masuk Islam) yang mengatakan bahwa asal mereka bukanlah Jakarta, melainkan dari kota X (sebuah kota di Jawa Barat). Lalu kami tanyakan bagaimana caranya ke Jakarta?

Jin 1: Terbang
Jin 2: Terbang
Jin 3: Naik Angkot

Jin 1 dan 2, Allah beri kemampuan untuk terbang, sementara jin 3 tidak. Karena tidak bisa terbang, maka ia memanfaatkan fasilitas alam manusia, yaitu angkot.

Lalu kita tanya, "Bukankah tidak ada angkot dari kotamu ke kota ini? Yang ada kan bis!"

Dia menjawab, "Apa bedanya bis dengan angkot. Bis juga angkot kan?"

Eh, iya juga. Bis itu ya angkutan umum.

"Lalu bagaimana kamu di dalam bis?"

"Ya, nyempil-nyempil di antara penumpangnya."

Ini lucu dan aneh bagi manusia. Orang-orang akan mengingkarinya. Kalau saya: percaya. Kenapa?

[1] Yang bicara adalah jin muslim. Telah baca syahadat. Tidak ada indikasi pura-pura. Islam menyuruh kita su'uzhan atau husnuzhan?

[2] Siapa di sini yang bisa mengatakan bahwa 'tidak mungkin ada jin di dalam perjalanan bis antar kota?'

[3] Jin itu beragam macamnya. Jika tidak mustahil jin tinggal di buhul-buhul sihir, maka jauh dari mustahil jika jin naik angkot.

Coba lihat video ini:

http://www.youtube.com/watch?v=7lcy-PVYyFs

Anggap saja itu memang jin (dan moga saja iya). Kereta berhenti. Sepertinya jin itu mau numpang. Dan tentu saja....tidak bayar. Ckckck. Curang.

Wednesday, January 8, 2014

JIN YANG DI ANJURKAN ROSULULLOH.

JIN YANG DI ANJURKAN ROSULULLOH.

Sahabat Qur'anic Healing Indonesia yang luar bisa
Tahukah anda bahwa ada satu jenis jin yang di bolehkan bahkan di anjurkan oleh Rosululloh.
Apa itu....?
Jin di maksud adalah JIN _TAN HITAM alias HABBATUSSAUDA.
Ada yang belum tahu jintan hitam seperti apa...?
Nanti bisa lihat2 dulu di QHI Center.