Showing posts with label TENTANG ENERGI RUQYAH. Show all posts
Showing posts with label TENTANG ENERGI RUQYAH. Show all posts

Friday, May 1, 2015

DEFINISI KATA "TEHNIK" DALAM ILMU RUQYAH

DEFINISI KATA "TEHNIK" DALAM ILMU RUQYAH
‪#‎BelajarBahasaIndonesia‬
===========================================
Pengertian tehnik menurut KBBI (Kamus besar bahasa Indonesia) ialah
1. pengetahuan dan kepandaian membuat sesuatu yg berkenaan dng hasil industri (bangunan, mesin): sekolah --; ahli --;
2 cara (kepandaian dsb) membuat atau melakukan sesuatu yg berhubungan dng seni;
3 metode atau sistem mengerjakan sesuatu;
-------------------------------------------------------------------------
Pengetahuan dan kepandaian juga cara atau metode ruqyah Rasulullah :
1. Rasulullah memiliki pengetahuan dan kepandaian melakukan tepukan, usapan, tiupan dalam meruqyah = Rasul memiliki tehnik usapan, tepukan, tiupan
2. Rasulullah memiliki cara (kepandaian) melakukan tepukan, usapan, tiupan dalam seni meruqyah = Rasul memiliki tehnik usapan, tepukan, tiupan
3. Rasulullah memiliki metode dan sistem tepukan , usapan, tiupan dalam meruqyah = = Rasul memiliki tehnik usapan, tepukan, tiupan
TEHNIK = KEPANDAIAN, PENGETAHUAN, CARA, METODE, SISTEM
TEHNIK RUQYAH = KEPANDAIAN, PENGETAHUAN, CARA, METODE, SISTEM DALAM MERUQYAH
TEHNIK USAPAN, TEPUKAN, TIUPAN RUQYAH = KEPANDAIAN, PENGETAHUAN, CARA, METODE, SISTEM DALAM MENGUSAP, MENEPUK, MENIUP DALAM RUQYAH
Jika Ada yang mengatakan " dalam ruqyah ga ada tehnik tehnik kan, ini tasyabbuh dengan dukun dan tenaga dalam" Saya yakin orang ini ga tahu dan ga paham definisi TEHNIK

Monday, January 16, 2012

KETIKA “GERBANG PINTU RAHASIA DIBALIK RAHASIA” DIBUKA PRAKTISI RUQYAH SYAR’IYYAH

Ditulis oleh : Perdana Akhmad,S.Psi
(Praktisi “Quranic Healing Technique”)





Pembahasan pertama :
Saya menulis artikel ini berdasarkan pengalaman saya yang hampir 10 tahun meruqyah dengan berbagai kasus dari ringan maupun berat. Sungguh sudah ratusan kasus yang saya tangani dari awal saya bekerja di klinik Baitur Ruqyah Asy-Syar’iyyah wal Hijamah milik Ustadz Fadlan Abu yasir.Lc.di Kota Gede Yogyakarta dari tahun 2002 sampai 2006, sempat juga meruqyah pasien di Klinik Ghoib milik Ustadz Ahmad Djunaidi.Lc.  di Jakarta. Belum lagi saya dipanggil secara khusus kerumah pasien. Berkali-kali diundang untuk  mentraining umat muslim (semacam lokakarya) untuk menjadi peruqyah lalu dibarengi dengan ruqyah massal.

Saya sudah sangat lama meneliti dan menela’ah semua perjalanan saya meruqyah dengan semua lika-liku didalamnya. Saya melihat cara dan tekhnik rekan-rekan sesama Ustadz Ketika mereka meruqyah. Maka saya yang dhaif ini membagi dua macam pembagian tipe peruqyah.


  1. Peruqyah pasif
  2. Peruqyah Aktif

Penjabaran
Peruqyah pasif adalah peruqyah yang tidak mau melangkahkan kakinya membuka “gerbang rahasia dibalik rahasia”. Mereka berdiri di depan pintu gerbang rahasia namun menjaga dirinya untuk tidak masuk kedalam gerbang yang alamnya lebih penuh rahasia. Jika mereka berani untuk masuk kedalam pintu gerbang itu mereka tentunya akan mengetahui banyak Rahasia alam didalamnya, namun rahasia yang mereka dapatkan akan berbanting lurus dengan resiko yang juga akan mereka alami. Mereka akan banyak mendapatkan cobaan.

Sedangkan peruqyah aktif adalah praktisi ruqyah yang mau melangkahkan kakinya membuka “gerbang rahasia dibalik rahasia”. Peruqyah tersebut berdiri didalam pintu gerbang rahasia dan berani membuka dan melangkahkan kakinya masuk kedalam suatu alam yang penuh misteri didalamnya. Dan dia sanggup menanggung resiko dan cobaan yang akan didapatkannya ketika berani masuk kedalam alam tersebut.
Bagaimana cara kita mendekat ke gerbang rahasia tersebut? Langkah awalnya adalah terus menggali informasi dari penglihatan ghoib yang didapat pasien sihir. Sebab pasien sihir hampir seluruhnya memiliki kemampuan melihat alam jin beserta benda-benda sihir didalamnya.

Tak sadarkah kalian wahai peruqyah, jika kalian mau menggali lebih dalam informasi yang diberikan pasien, kalian akan mendapatkan informasi dan ilmu rahasia didalamnya dari hasil observasi , eksperimen maupun penelitian ilmiah (dikaji dari Al-Qur’an dan sunnah disertai penjelasan para ulama)?

Ketika pasien memberikan informasi ghoib maka pasien sudah memposisikan dirinya dan mengajak peruqyah untuk berdiri di gerbang pintu rahasia. Jika peruqyah berani menggali lebih jauh dengan mengajak pasien untuk mengeksplorasinya maka peruqyah sudah masuk kedalam gerbang rahasia yang penuh rahasia dan akan sangat banyak menemui informasi rahasia yang sedikit sekali manusia mengetahuinya kecuali pengetahuan itu dimiliki oleh orang-orang khos (khusus) seperti para ulama dan wali Allah ……

Contok kasus 

a.       Kasus pertama :
Pasien dalam prosesi ruqyah mengatakan pada peruqyah, “Ustadz, saya melihat ada banyak makhluk mengerikan yang berada didepan rumah, saya takut ustadz” Pasien yang menginformasikan informasi ghoib itulah yang saya buat perumpamaan pasien telah berdiri di ” gerbang rahasia alam ghoib” . Maka posisi peruqyah akan terbagi menjadi dua posisi,praktisi ruqyah menjadi peruqyah pasif ,atau Praktisi yang Aktif ?

Jika peruqyah adalah tipe peruqyah pasif dia akan mengatakan “ biarkan saja, jangan engkau fikirkan, nanti jin itu pergi sendiri sekarang baca saja doa-doa pembentengan diri” . Maka, jika peruqyah tidak mau menggali lebih dalam informasi yang diberikan pasien maka informasi itu akan hilang begitu saja dan pasien pada alam bawah sadarnya akan menutup diri dari penampakan ghoib yang dilihatnya.

Adapun jika praktisi ruqyah adalah seorang peruqyah aktif dia tidak akan menyia-nyiakan informasi yang diberikan peruqyah dan dia akan mengeksplorasi, menggali bahkan terlibat jauh didalamnya.

Peruqyah aktif akan mengatakan:” ada berapa banyak jinnya?”, “mereka  memakai baju apa?”,” didepan rumah mereka adakah yang dibawa?”, “mengambil wujud apa saja mereka?” Ketika peruqyah menanyakan itu maka peruqyah mulai melangkahkan kakinya masuka kedalam gerbang rahasia dan ketika pasien menjawab pertanyaan peruqyah maka peruqyah mulai mendapatkan banyak informasi ghoib didalamnya yang tentu saja ghoib bagi manusia dan tidak ghoib bagi bangsa jin.

Lebih jauh dari itu jika peruqyah mau menggunakan kekuatan yang sudah diberikan Allah pada dirinya maka peruqyah akan mengatakan: ” coba kamu lihat, saya akan membacakan kalimat Tammah ( sakti) yang diajarkan Malaikat Jibril pada Rasulullah ketika Rasulullah diserang secara ghoib oleh para jin ifrit yang membawa obor untuk membakar Rasulullah. Saya akan bacakan dan lihat apa yang terjadi!”
Pasien menjawab: ” Allahu Akbar, Subhanaalah Ustaaaaaad! Saya melihat cahaya dari langit masuk kedalam tubuh ustadz dan keluar lagi menuju sekelompok jin tersebut dan membakar mereka semua!” 

Ketika pasien melihat kebesaran Allah karena melihat keajaiban bahwa doa yang dibaca peruqyah memancarkan cahaya dan menghajar para jin tersebut dan diinformasikan pada peruqyah, maka peruqyah sudah masuk dan berjalan lebih jauh kedalam alam ghoib dan sangat banyak mendapatkan informasi ghoib dan bukti-bukti kebesaran Kalam Allah didalamnya hingga semakin membuat peruqyah semakin yakin dengan pertolongan Allah ketika peruqyah membaca ayat-ayat ruqyah. 

b.      Kasus kedua
Pasien merasakan tubuhnya sangat sakit, dalam prosesi ruqyah pasien terus-menerus merasakan bahwa dirinya terikat disuatu tempat dan disiksa oleh makhluk mengerikan. Pasien mengatakan pada peruqyah:” Ustadz saya merasakan bahwa ada bagian dari diri saya diikat dan disiksa, perasaan ini terus-menerus menghantui saya” . Jika yang ditemui adalah peruqyah pasif, maka akan mengatakan: ”itu hanya perasaanmu saja, jangan hiraukan, sekarang dengarkan lagi lantunan ayat-ayat Allah” . Ketika peruqyah pasif membiarkan informasi ghoib yang diberikan pasien dan tidak menggalinya lebih jauh maka informasi itu akan hilang begitu saja. Pintu gerbang rahasia tidak akan dia masuki dan peruqyah tidak akan mendapatkan informasi rahasia didalamnya yang hanya dimiliki oleh kalangan jin saja.

Adapun jika praktisi tersebut seorang peruqyah aktif, maka dia akan meneliti sumber perasaan aneh pasiennya tersebut. Maka peruqyah akan mengajak pasien untuk berdoa-bersama-sama minta petunjuk kepada Allah apa sebenarnya maksud dari sumber perasaan aneh tersebut  apakah petunjuk dari Allah atau tipu daya setan. Jika ternyata dikabulkan Allah dan bukan tipu daya setan, maka pasien akan mengatakan pada peruqyah:” ustadz kok saya melihat tubuh saya diikat disuatu kerajaan yang didalamnya banyak siluman, ada salah satu siluman itu memukul diri saya yang sedang terikat.”

Lalu sang ustadz yang aktif terus-menerus menggali informasi didalamnya seperti mengatakan:”bagaimana kondisi ruangan tempat diri anda disiksa “, dan berbagai pertanyaan lainnya.  Agar informasi yang diberikan pasien tidak disesatkan oleh setan maka peruqyah mendoakan dan melindungi “pandangan mata bathin” pasien dengan ayat-ayat Allah.

Maka bagaimana cara untuk mengambil diri pasien yang diikat di kerajaan jin tersebut? Lalu peruqyah dengan bingungnya kembali berdoa kepada Allah Ta’ala memohon jalan keluar, karena peruqyah bingung kok ada diri pasien yang lain yang disiksa sekelompok  siluman ???

Lalu peruqyah mendapatkan firasat setelah dia berdoa (Ingat hadits yang mengatakan hati-hatilah dengan firasat orang mu’min sebab dia melihat dengan cahaya Allah) bahwa yang diikat itu adalah salah satu nafs (jiwa) pasien yang diculik oleh siluman itu dan dibawa kekerajaannya untuk disakiti yang tentunya dampaknya akan menyakiti tubuh fisik pasien.

Peruqyah itu teringat dengan penjelasan yaikh Ibnu Qayyim Al-Jauziyah dikitabnya Ar-ruh bahwa ruh berbeda dengan nafs (jiwa) ruh tidak akan keluar sebelum menusia itu ditetapkan ajalnya, dan yang akan keluar dari tubuh adalah nafs (jiwa) ketika manusia itu tidur dan jiwanya akan naik kelangit jika tidak ada hambatan dari setan, atau akan bermimpi buruk ketika nafsnya bertemu dengan jin dialam ghoib, atau bahkan bisa bermimpi berkelahi dengan jin ketika nafsnya dikeroyok jin dialam ghoib.

Peruqyah yang aktif selalu bersikap kritis dia tidak keyakini sebelum ditimbang dari Al-Qur’an dan sunnah, lalu dia mendapatkan petunjuk ketika membuka  kitab karya Imam Jalaluddin Al Suyuthi yang berjudul “laqth Al Marjan fi Ahkam Al Jan” (edisi bahasa Indonesia diterbitkan oleh Kanza Publishing berjudul “ menguak misteri alam ghoib”) bahwa memang Iblis telah menugaskan setan bernama Lahw. Untuk mengganggu dan membelenggu jiwa manusia hingga tidak bisa naik kelangit.

Diriwayatkan oleh Al-Hakim dalam Nawadirul Ushul dari Abu Salamah bin Abdurrahman bahwasanya Rasulullah bersabda:” Terhadap jiwa-jiwa telah ditugasi (oleh Iblis) setan bernama Lahw. Ia mengganggu jiwa dengan khayalan dan menampakkan diri dalam mimpi hingga berakhir jika dia membawanya naik. Jika ia telah berakhir dilangit (jiwa terbang kelangit) , maka apa yang dilihat dalam mimpi adalah mimpi yang benar.” (lihat dikitab Imam Jalaluddin Al Suyuthi berjudul “ menguak misteri alam ghoib” halaman 275)

Bagaimana cara membebaskannya ? lalu kembali peruqyah mendapatkan ilham dari Allah Ta’ala bahwa untuk membebaskannya dengan mengubah niat ketika meruqyah dengan meniatkan untuk melepaskan buhul yang mengikat nafs pasien. Peruqyah mengatakan pada pasien :” saya dengan Idzin Allah akan membebaskanmu, lihatlah apa yang akan terjadi pada salah satu jiwamu yang ditawan itu”
Lalu peruqyah kembali membacakan ayat-ayat ruqyah dan pasien sangat terkejut sembari mengatakan :” Subhannallah ustadz ada banyak pasukan berbaju putih-putih bercahaya berperang menggunakan pedang dengan kelompok siluman itu hingga siluman itu terbunuh semuanya dan membebaskan diriku……….. dan sekarang diriku terbang ustadz dengan dikawal pasukan itu dan……..Ustadz ! bagian diriku sudah masuk kedalam tubuhku!”

Pada kasus lain yang dialami pasien berbeda yang kasusnya hampir sama, pasien tersebut mengatakan:” ustadz……. kok saya melihat diri Ustadz terbang menuju kerajaan itu dan sekarang berperang sendirian melawan siluman itu?” sang ustadz terkejut juga bingung dan kembali berdoa kepada Allah, apa yang sebenarnya terjadi? Ini petunjuk dari Allah Ta’ala atau tipu daya setan?? Lalu tiba-tiba sang Ustadz ketika memejamkan matanya melihat dirinya sedang berusaha membebaskan jiwa pasiennya yang dibelenggu dengan berperang melawan para siluman itu.

Subhanallah sang ustadz benar-benar bingung mengapa dia merasakan jiwanya berperang melawan melawan para siluman lalu sang Ustadz membentengi dirinya dengan ayat-ayat dan doa-doa perlindungan dan pasien melihat cahaya berkilauan yang melindungi jiwa ustadz tersebut ketika berusaha membebaskan jiwa pasiennya yang tertawan.

Bahkan lebih dari itu dia dan pasien melihat berbagai senjata dari energi ayat suci Al-Qur’an dan doa-doa yang dilantunkan bermunculan dan menghajar sekelompok siluman tersebut hingga semuanya hancur bahkan kerajaannyapun hancur lebur.

Subhanallah wahai para peruqyah! Sungguh banyak rahasia yang kita tidak tahu jika kita tidak mau menggalinya…. sesungguhnya seluruh pengetahuan saya tentang ilmu dan seni pendayagunaan energi ruqyah juga beragam informasi alam jin yang saya informasikan di blog ini hampir 80 % didapat dari hasil eksplorasi, eksperimen saya bekerjasama dengan pasien yang terkena sihir.

Contoh kasus lainnya: Pasien merasakan dalam perutnya terisi udara dan perutnya kembung.  ketika diruqyah dia tersedak berulangkali mengeluarkan angin dari mulutnya, lalu bagaimana seorang peruqyah bersikap??? Peruqyah pasif akan mengatakan “itu semua gangguan setan, jangan takut tetap dengarkan dengan khusuk ayat yang saya baca?” namun peruqyah tidak mau lagi meneliti lebih jauh maka dia tidak akan tahu rahasia dibalik sakitnya pasien.Salahkah sikap peruqyah ini? SAMA SEKALI TIDAK !

Sikap peruqyah pasif ini 100% betul dan sesuai dari sisi syari’at namun dia kurang dari sisi ikhtiar, tidaklah kalian mau menggali lagi apa sebab perut pasien kembung?  Jika dia seorang peruqyah aktif, maka dia akan terus menggali informasi dan  berusaha memecahkan kasus perut kembung pasien . BENDA APA YANG ADA DIDALAM PERUTNYA? BAGAIMANA CARA SETAN MEMASUKKAN BENDA SIHIR ITU” dan berbagai sikap kritis lainnya.

Wahai para peruqyah!!! Bersikaplah seperti peneliti! Kaji, eksplorasi semua penyebab sihir itu sampai hal yang terkecil! Jika kalian bersikap pasif  maka jika datang kesembuhan dari sakitnya pasien karena kita ruqyah, lalu kita tidak mau menggali informasi lebih jauh maka, rahasia jin dalam mengirim benda sihir dan benda apa yang ada dalam perut jin kalian tidak akan mengetahuinya. Jika kita tidak mengetahuinya maka tidak akan bisa jadi ibroh/pelajaran juga ilmu  bagi kita dimasa depan.

BAGAIMANA CARA PERUQYAH AKTIF BERSIKAP???
Menghadapi kasus perut kembung, pasien dituntun oleh peruqyah yang aktif untuk melihat sebab musabab penyakitnya… peruqyah dan Pasien sama-sama berdoa kepada Allah Ta’ala agar diberi petunjuk penyebab sakit kembung pasien….. ternyata dengan doa dan dibarengi membaca Ismul Adhom Allah Ta’ala seketika memberikan petunjuk dan pasien melihat ada gulungan angin Ahmar didalam perutnya dan dia melihat ada sesosok makhluk jin diantara gulungan angin ahmar itu.

Bagaimana cara mengeluarkannya ? Peruqyah kembali lagi berdoa pada Allah agar diberikan firasat dan ilham bagaimana cara penyembuhan yang paling efektif dan tidak memakan waktu lama…. dan ternyata peruqyah itu mendapatkan ilham agar memutarkan jari jemarinya berlawanan dengan jarum jam dengan membaca ayat-ayat tertentu…. dan Subhanallah setelah peruqyah lakukan maka seketika pasien merasakan angin ahmar tersebut keluar dengan sangat banyaknya dari pusat pasien tersebut dan perutnya kempes seketika. Sekarang tinggal jin yang berada dalam perutnya . pasien merasakan jin tersebut terikat dan badannya sudah penuh dengan luka-luka karena terbakar namun tidak dapat pergi karena terikat dengan buhul.

Jika terus kita ruqyah besar kemungkinan jin itu mati dengan buhul masih menempel ditubuhnya dan akan larut ketika pasien minum air ruqyah, menunggu jin mati itu rahasia Allah, bisa besok, lusa, dua bulan kemudian kita tidak tahu.

Namun jika kita mau mengeksporasi dan menemukan tekhnik baru maka. MINTALAH KEPADA ALLAH TA’ALA, bagaimana cara kita memutus buhul yang mengikat tubuh jin tersebut. Dan Subhanallah Allah Ta’ala memberikan ilham agar membacakan 3 qul sebanyak 3 kali disertai niat memutus buhul tersebut. Tiap kasus bisa berbeda tekhnik memutus buhul sesuai dengan kondisi dan kekuatan buhul tersebut, kuncinya adalah DOA! Kita peruqyah selalu berdoa dengan menggunakan Ayat Suci Al-Qur’an dan doa-doa Rasulullah, MAKA JANGANLAH PULA  segan meminta pada Rab kita agar diberikan pengetahuan dan tekhnik baru dalam meruqyah, Allah Ta’ala Maha pengabul Doa dan yakinlah doa Kita akan dikabulkan.

Pembahasan kedua:
Bersambung…………… (pekerjaan dikantor mulai menumpuk hehehe)

N.B:
Saya menyarankan para para peruqyah rajin-rajinlah membaca kitab para ulama’, sebab merekalah yang mempu menjabarkan dan menafsirkan Al-Qur’an dan Hadits-hadits Rasulullah, ada banyak informasi yang kita dapat mengenai alam ghoib yang Tidak dijelaskan secara gamblang  dalam Al-Qur’an dan hadits namun mampu para ulama menjabarkan dan menginformasikannya berdasarkan dalil dari Al-Qur’an dan dari hadits Rasulullah, salah satunya adalah Kitab Ar-ruh karya Ibnu Qayyim dan Imam  Jalaluddin Al Suyuthi yang berjudul “laqth Al Marjan fi Ahkam Al Jan” (edisi bahasa Indonesia diterbitkan oleh Kanza Publishing berjudul “ menguak misteri alam ghoib”). Dengan banyak belajar dengan para ulama dan membaca kitab-kitab mereka kita akan dapat menyaring informasi yang kita terima untuk tidak dipercaya melainkan berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah.

Jangan percayai tulisan saya kecuali kalian cocokkan dengan Al-Qur’an dan Sunnah, campakkan pendapat saya kedinding jika bertentangan dengan Al-Qur’an dan Sunnah (mengutip perkataan Imam Syafi’i)
Saya hanya manusia biasa yang tidak luput dari salah dan dosa………

Kepada Para Praktisi TD/TM dan semacamnya , baik yang sudah bertaubat dan belum bertaubat. Saya berjanji Demi Allah Ta’ala, akan mengajarkan kalian semua Ilmu dan Seni Pendayagunaan energi Ruqyah tanpa sedikitpun ada ilmu yang akan saya sembunyikan secara Gratis dengan 1 persyaratan saja:
MENINGGALKAN SELURUH AMALAN TD/TM, ILMU HIKMAH, ILMU AZIMAT, AJI-AJIAN, ILMU KESAKTIAN DAN SEMACAMNYA……… Sebab semua itu syirik dan penuh tipu daya setan kalangan ifrit dan ghailan!

Insya Allah jika sampai waktunya saya akan membentuk komunitas Praktisi Quranic Healing Tekhnique, akan saya ajarkan cara meningkatkan power energi ruqyah yang telah kalian pelajari tekhniknya hingga batas yang hanya Allah Ta’ala tahu levelnya, dengan cara “bertukar doa” atau saling mendoakan antara sesama komunitas, karena setiap praktisi QHT yang berdoa kepada Allah Ta’ala maka akan ada makhluk cahaya (malaikat) diatas kepala kalian dan akan berkata “ untukmu juga”………..Subhanallah……….

Wallahua’lam…….

Friday, January 6, 2012

Energi Penyembuh dalam Alquran antara Sain dan Keyakinan (1)


Ada banyak fenomena orang yang menderita penyakit yang sembuh setiap hari karena ruqyah ( membaca al-Qur’an & doa Rasulullah). Kita tidak bisa menolaknya, karena kesembuhan itu benar-benar terjadi. Ini juga terjadi pada diri saya saat membaca ayat-ayat tertentu untuk penyakit tertentu, dan penyakit tersebut pun sembuh!

Setelah melakukan riset, maka salah satu hasil terpenting dari riset yang berlangsung selama beberapa tahun ini adalah: Dalam setiap ayat al-Qur’an Allah meletakkan daya penyembuh untuk penyakit tertentu apabila ayat-ayat ini dibaca dengan bilangan (pengulangan) tertentu.

Pada dasarnya, ketika kita mengamati alam di sekitar kita, maka kita menyadari bahwa setiap satuan atom itu bergetar dalam frekuensi tertentu, apakah atom itu adalah bagian dari metal, air, sel, atau apapun. Ini adalah fakta ilmiah.

Struktur dasar alam semesta ini adalah atom, dan struktur dasar tubuh kita adalah sel. Setiap sel terbuat dari jutaan atom, dan setiap atom terbentuk dari nukleus positif dan elektron negatif yang mengelilinginya. Karena rotasi ini, medan elektromagnetik dihasilkan, sama seperti medan-medan yang dihasilkan oleh suatu mesin.

Gambar: Atom merupakan struktur dasar pada alam semesta dan juga pada tubuh kita. Ia bergetar secara konstan, dan itu berarti setiap benda itu bergetar dengan sistem yang seksama. Sel-sel juga bergetar dengan sistem yang seksama, dan setiap getaran di sekitar kita memengaruhi sel-sel kita. Rahasia yang membuat otak ini berpikir adalah sebuah program akurat di dalam sel-sel otak kita.

Program ini berada di setiap sel yang melakukan pekerjaannya secara seksama. Penyimpangan terkecil pada pekerjaannya dapat mengakibatkan ketidak-seimbangan dan kekacauan pada sebagian organ tubuh. Terapi terbaik terhadap ketidak-seimbangan ini adalah merestorasi keseimbangan kepada tubuh. Para ilmuwan menemukan bahwa sel-sel tubuh itu terpengaruh oleh bermacam-macam gelombang seperti gelombang sinar, gelombang radio, gelombang suara, dan lain-lain. Tetapi, suara apa?
Gambar: Masing-masing sel di tubuh kita bergetar dengan sistem yang seksama, dan perubahan sekecil apapun pada getaran itu akan mengakibatkan sakit pada sebagian organ tubuh. Itulah kenapa sel-sel yang rusak itu harus digetarkan untuk mengembalikan keseimbangan padanya. Kita tahu bahwa suara itu terbentuk dari gelombang atau getaran yang bergerak di udara dengan kecepatan 340 m/detik. Setiap suara memiliki frekuensi sendiri, dan manusia bisa mendengar suara dengan frekuensi antara 20/detik hingga 20.000/detik.
Gelombang-gelombang tersebut menyebar di udara lalu ditangkap telinga, lalu ia berubah menjadi sinyal-sinyal elektrik, dan bergerak melalui syaraf suara menuju acoustic bark di dalam otak.

Sel-sel tersebut menyesuaikan diri dengan gelombang, lalu gelombang tersebut bergerak ke berbagai bagian otak, khususnya bagian depan. Semua organ itu bekerja secara bersama sesuai seirama dengan sinyal-sinyal tersebut, dan menerjemahkannya ke dalam bahasa yang dipahami manusia. Lalu, otak menganalisa sinyal-sinyal itu dan memberikan perintahnya kepada berbagai organ tubuh untuk menyesuaikan dengan sinyal-sinyal tersebut.

Suara terdiri dari getaran-getaran mekanik yang sampai ke telinga lalu ke sel-sel otak yang menyesuaikan dengan getaran-getaran tersebut, dan mengubah getarannya sendiri. Itulah mengapa suara itu dianggap sebagai energi obat yang efektif, tergantung pada sifat suara itu dan frekuensinya. Kita menemukan energi penyembuh di dalam al-Qur’an karena ia merupakan Kitab Allah.

Dari sinilah muncul terapi suara: Suara adalah getaran, dan sel-sel tubuh itu selalu bergetar, lalu suara memengaruhi sel-sel tersebut. Inilah yang ditemukan para peneliti akhir-akhir ini. Di akhir abad 21 di Washington University, para ilmuwan menemukan bahwa kerja sel otak bukan hanya mentransfer informasi. Masing-masing sel adalah komputer kecil yang bekerja untuk mengumpulkan informasi, memprosesnya, dan memberikan perintah secara konstan. Ellen Covey, peneliti pada Washington University, mengatakan, ‘Untuk pertama kalinya kita menyadari bahwa otak tidak bekerja layaknya satu komputer besar, melainkan berisi sekian banyak komputer yang bekerja secara kooperatif. Ada komputer kecil dalam setiap sel, dan komputer-komputer tersebut dapat terpengaruhi oleh getaran di sekitarnya, khususnya suara.
Gambar: Berbagai eksperimen menunjukkan bahwa di dalam tiap-tiap sel dalam otak terdapat komputer supermini di mana Allah menginstal program akurat yang mengatur sel dan mengontrol kerjanya. Eksperimen juga menunjukkan bahwa suara dapat memengaruhi sel. Ini adalah gambar sel yang terpengaruh oleh suara, dan medan elektromagnetik terbentuk di sekitarnya.

Jadi, dapat kami katakan bahwa sel-sel tiap organ tubuh itu bergetar dalam frekuensi tertentu, dan membentuk sistem yang kompleks dan koordinatif, yang dapat terpengaruh oleh suara di sekitarnya. Penyakit yang menjangkiti suatu organ tubuh itu dapat mengakibatkan perubahan pada getaran sel-sel organ tersebut, dan pada kelanjutannya membuatnya menyimpang dari sistem tubuh secara umum. Itulah mengapa ketika tubuh dihadapkan pada suara tertentu, maka suara itu memengaruhi getaran sistem tubuh, khususnya pada organ yang tidak normal. Organ ini akan merespon suara tertentu untuk mengembalikan sistem getarannya yang orisinal, atau dengan kata lain, mengembalikan kondisi kesehatannya. Para ilmuwan menemukan hasil-hasil tersebut belakang ini.
bersambung ke sini

Energi Penyembuh dalam Alquran: Antara Sains dan Keyakinan (2)

Sambungan dari artikel sebelumnya di sini
Kronologi Terapi Suara:
Alfred Tomatis, seorang dokter warga negara Prancis, membuat eksperimen-eksperimen selama lima puluh tahun mengenai indera manusia, dan ia membuat kesimpulan bahwa indera pendengaran merupakan indera yang paling penting! Ia menemukan bahwa pendengaran mengontrol seluruh tubuh, mengatur operasi-operasi vitalnya, keseimbangan, dan koordinasi gerakan-gerakannya. Ia juga menemukan bahwa telinga mengontrol sistem syaraf!

Selama eksperimennya, ia menemukan bahwa syaraf pendengaran terhubung dengan seluruh otot tubuh, dan ini adalah alasan mengapa keseimbangan dan fleksibilitas tubuh, serta indera penglihatan itu terpengaruh oleh suara. Telinga bagian dalam terhubung dengan seluruh organ tubuh seperti jantung, paru-paru, hati, perut, dan usus. Hal ini menjelaskan mengapa frekuensi-frekuensi suara itu memengaruhi seluruh tubuh.




Pada tahun 1960, ilmuwan Swiss yang bernama Hans Jenny menemukan bahwa suara dapat memengaruhi berbagai Artikelal dan membentuk partikular-partikularnya, dan bahwa masing-masing sel tubuh itu memiliki suaranya sendiri, dapat terpengaruh oleh suara, dan menyusun ulang Artikelal di dalamnya. Pada tahun 1974, peneliti Fabien Maman dan Sternheimer mengumumkan penemuan mengejutkan.


Mereka menemukan bahwa setiap organ tubuh itu memiliki sistem vibrasinya sendiri, sesuai dengan hukum fisika. Beberapa tahun kemudian, Fabien dan Grimal serta peneliti lain mengungkapkan bahwa suara dapat memengaruhi sel-sel, khususnya sel kanker, dan bahwa suara-suara tertentu memiliki efek yang lebih kuat. Hal ajaib yang ditemukan dua peneliti itu adalah bahwa suara yang memiliki efek paling kuat pada sel-sel tubuh adalah suara manusia itu sendiri!

Gambar: suara bergerak dari telinga ke otak dan memengaruhi sel-sel otak. Akhir-akhir ini para ilmuwan menemukan bahwa suara memiliki daya penyembuh yang ajaib dan afek mengagumkan terhadap sel-sel otak, dimana ia bekerja untuk mengembalikan keseimbangan ke seluruh tubuh! Bacaan al-Qur’an memiliki efek luar biasa terhadap sel-sel dan dapat mengembalikan keseimbangan.

Otak merupakan organ yang mengontrol tubuh, dan darinya muncul perintah untuk relaksasi organ-organ tubuh, khususnya sistem kekebalan tubuh.
Fabian, seorang peneliti sekaligus musisi, meletakkan sel-sel darah dari tubuh yang sehat dan menghadapkannya pada berbagai macam suara. Ia menemukan bahwa setiap not skala musik dapat memengaruhi medan elektromagnetik sel. Ketika ia memotret sel ini dengan kamera Kirlian, ia menemukan bahwa bentuk dan nilai medan elektromagnetik sel itu berubah sesuai dengan frekuensi-frekuensi suara dan tipe suara orang yang membaca.

Kemudian ia membuat eksperimen lain dengan meletakkan darah orang sakit, memonitornya dengan kamera Kirlian, dan meminta pasien untuk membuat berbagai macam suara. Ia menemukan, sesudah memproses gambar, bahwa not tertentu dapat mengakibatkan perubahan pada medan elektromagnetiknya dan menggetarkannya secara seutuhnya dengan merespon suara pemiliknya.

Akhirnya ia menyimpulkan bahwa ada not-not tertentu yang bisa memengaruhi sel-sel dan membuatnya lebih vital dan aktif, bahkan meregenerasinya. Ia menarik suatu hasil yang penting: suara manusia memiliki pengaruh yang kuat dan unik terhadap sel-sel tubuh; pengaruh ini tidak ditemukan pada instrumen lain.
Peneliti ini menyatakan, ‘Suara manusia memiliki nada spiritual khusus yang membuatnya menjadi sarana pengobatan yang paling kuat.’ Fabien menemukan bahwa beberapa suara dapat menghancurkan sel-sel kanker, dan pada waktu yang sama dapat mengaktifkan sel-sel yang sehat.

Gambar: Sel kanker hancur hanya dengan frekuensi-frekuensi suara! Itulah mengapa bacaan al-Qur’an memiliki pengaruh yang besar terhadap kanker yang paling berbahaya dan penyakit yang sangat akut!
Tetapi, apakah pengaruh ini hanya terbatas pada sel-sel? Jelas bahwa suara dapat memengaruhi segala sesuatu di sekitar kita. Inilah yang dibuktikan Masaru Emoto, ilmuwan Jepang, dalam eksperimennya terhadap air. Ia menemukan bahwa medan elektromagnetik pada molekul-molekul air itu sangat terpengaruh oleh suara, dan ada suara-suara tertentu yang memengaruhi molekul dan membuatnya lebih teratur.
Apabila kita mengingat bahwa 70% tubuh manusia itu adalah air, maka suara yang didengar manusia itu memengaruhi keteraturan molekul-molekul air pada sel-sel tubuh, dan juga memengaruhi molekul-molekul itu bergetar, sehingga dapat memengaruhi kesehatannya.

Para peneliti lain mengonfirmasi bahwa suara manusia dapat mengobati banyak macam penyakit termasuk kanker. Para terapis juga menyetujui bahwa ada suara-suara tertentu yang lebih efektif dan memiliki kekuatan penyembuh, khususnya dalam meningkatkan sistem kekebatan tubuh.

Gambar: bentuk molekul air berubah ketika dihadapkan pada suara. Jadi, suara itu berpengaruh sangat besar terhadap air yang kita minum. Apabila Anda membacakan al-Qur’an pada air, maka karakteristiknya akan berubah dan air itu akan mentransfer efek-efek al-Qur’an itu kepada setiap sel dalam tubuh, sehingga mengakibatkannya sembuh. Dalam gambar kita melihat molekul air yang didinginkan. Medan elektromagnetik di sekitar molekul ini berubah secara kontinu disebabkan efek suara.

Bagaimana al-Qur’an mengobati?
Sekarang, mari kita jawab pertanyaan penting: apa yang terjadi pada sel-sel tubuh dan bagaimana suara itu bisa mengobati? Bagaimana suara ini berpengaruh pada sel-sel yang rusak dan mengembalikan keseimbangannya? Dengan kata lain, bagaimana mekanisme pengobatannya?

Para dokter selalu mencari jalan untuk menghancurkan beberapa virus. Apabila kita berbicara tentang mekanisme virus ini, apa yang membuatnya bergerak dan menemukan jalannya kepada sel? Siapa yang memberi virus itu informasi sehingga bisa menyerang sel dan berkembang biak di dalamnya? Apa yang menggerakkan sel-sel untuk menyerang virus agar menghancurkannya, sementara ia lemah terhadap virus lain?

Gambar: Virus dan kuman juga bergetar dan sangat terpengaruh oleh vibrasi suara, khususnya suara bacaan al-Qur’an. Suara al-Qur’an dapat menghentikan mereka, dan pada waktu yang sama meningkatkan aktivitas sel-sel sehat dan membangkitkan program yang terkacaukan di dalamnya agar siap bertempur melawan virus dan kuman.

Bacaan al-Qur’an itu terdiri dari sekumpulan frekuensi yang sampai ke telinga, lalu bergerak ke sel-sel otak, dan memengaruhinya melalui medan elektronik, lalu frekuensi-frekuensi tersebut mengaktifkan sel-sel. Sel-sel akan merespon medan itu dan memodifikasi vibrasi-vibrasinya. Perubahan pada vibrasi inilah yang kita rasakan dan pahami sesudah mengalami dan mengulangi.

Ini merupakan sistem alamiah yang diberikan Allah pada sel-sel otak. Ini merupakan sistem keseimbangan yang natural. Inilah yang difirmankan Allah kepada kita di dalam al-Qur’an al-Karim, ‘Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah); (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.’ (ar-Rum: 30)

Gambar: Gambaran riil sel darah yang dihadapkan pada suara sehingga medan elektromagnetik di sekitarnya berubah. Suara bacaan al-Qur’an membuat sel menjadi lebih kuat untuk melawan virus dan kerusakan akibat penyakit menular.

Ayat-Ayat Obat
Setiap ayat dalam al-Qur’an memiliki daya penyembuh untuk penyakit tertentu. Tetapi yang ditekankan Rasulullah saw adalah beberapa surat dan ayat tertentu, seperti membaca al-Fatihah 7 kali, membaca ayat Kursi, dua ayat terakhir surat surat al-Baqarah, dan tiga surat terakhir al-Qur’an.

Anda juga memilih ayat-ayat yang sesuai untuk mengobati penyakit Anda. Sebagai contoh, jika anda merasa gelisah, maka fokuskan pada bacaan surat asy-Syarh. Dan jika Anda sakit kepala, maka bacalah ayat: ‘alau sekiranya Kami menurunkan Al Qur’an ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan takut kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berpikir.’ (al-Hasyr: 21)

Nabi saw membaca ta’awudz ratusan kali setiap hari. Beliau memohon kepada Allah untuk melindunginya dari berbagai hal buruk, termasuk penyakit. Kita juga sangat dianjurkan untuk membaca surat al-Falaq dan an-Nas setiap hari. Semoga Allah menjadikan al-Qur’an sebagai obat bagi kita dari setiap penyakit, lahir dan batin.

Thursday, January 5, 2012

Contoh Aplikasi Penggunaan Password, Kunci dan Niat


Berikut ini sedikit saja contoh aplikasi penggunaan Password, Kunci dan Niat untuk mendayagunakan Energi Ruqyah

Hadits pertama :
“Dari Ali, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Apabila seseorang masuk WC kemudian berdoa: bismillahirrahmanirrahim “, maka mata jin akan tertutup dan tidak akan dapat melihat aurat keturunan Adam (HR. Ahmad, Turmudzi dan Ibnu Majah).

Agar umat muslim sukses menutup mata setan dikalangan jin, maka ketika masuk kamar mandi hendaknya mendahulukan kaki kiri, sebelum masuk pakai Kunci ikhlas dalam berdoa dan yakin bahwa Allah akan menolong kita lalu Niatkan untuk menutup mata jin agar tidak dapat melihat aurat kita dan ucapkan password bismillahirrahmanirrahim kemudian masuklah kamar mandi/wc. Maka Insya Allah akan datang pertolongan Allah dengan datangnya “hijab pelindung” yang kita tidak tahu wujudnya (sebab ghoib) yang akan menutup pandangan jin (tubuh kita menghilang dari pandangan jin)


Hadits kedua
“Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Apabila sore hari menjelang malam tiba, tahanlah (di dalam rumah) anak-anak kecil kalian, karena pada saat itu setan berkeliaran. Apabila permulaan malam sudah tiba, diamkanlah anak-anak kalian di dalam rumah, tutuplah pintu-pintu (termasuk jendela) kalian dengan terlebih dahulu menyebut nama Allah karena setan tidak akan dapat membuka pintu yang terkunci dengan menyebut nama Allah sebelumnya (HR.Bukhari dan Muslim)

Agar umat muslim sukses untuk menghalangi setan masuk rumah kita (baik dikalangan jin dan manusia yang jahad) gunakan 3 rahasia kesuksesan ruqyah yaitu Pakai kunci ikhlas dalam berdoa dan yakin bahwa Allah akan menolong kita lalu Niatkan ketika menutup pintu rumah / jendela untuk menghalangi setan (baik dari manusia /jin) untuk masuk rumah kita  dan ucapkan password dengan menyebut nama Allah (menyebut nama Allah sangat banyak bentuk dzikirnya seperti dengan membaca basmalah, la ḥawla wa la quwwata illa billah, Allahu Akbar dll) Maka Insya Allah setan dikalangan manusia dan jin tidak akan mampu untuk masuk kedalam rumah kita jika setannya dikalangan manusia akan dipalingkan hatinya untuk mencuri/merampok bahkan tidak bisa masuk karena rumah kita ada benteng pelindungnya. jika setan dikalangan jin akan juga dipalingkan hatinya untuk masuk kedalam rumah atau bahkan tidak bisa masuk karena rumah kita ada benteng pelindungnya.

Hadits ketiga
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:“Janganlah kalian jadikan rumah-rumah kalian sebagai kuburan! Sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibacakan di dalamnya surat Al-Baqarah”. (Shahih Muslim, cet.Abdul Baqi, 1/539)

Agar umat muslim sukses membuat setan dikalangan jin lari terbirit-birit dari rumah. ) gunakan 3 rahasia kesuksesan ruqyah yaitu Pakai kunci ikhlas dalam berdoa dan yakin bahwa Allah akan menolong kita lalu Niatkan ketika membaca ruqyah nantinya untuk mengusir jin keluar dari rumah dan ucapkan Passwordnya dengan membaca surat Al-Baqarah. Insya Allah setan dikalangan jin akan segera lari terbirit-birit sebab (sepengetahuan saya) rumah kita suhunya menjadi sangat panas yang dirasakan jin, atau pertolongan Allah datang dari malaikat yang langsung mengusir jin tersebut.

Hadits ke empat
Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya semalam syetan hendak menggangguku saat aku menyusuri bukit. Di antara mereka ada yang membawa obor-obor untuk membakar wajahku. Lalu malaikat Jibril mendatangiku dan menyeru, ‘Hai Muhammad, bacalah!: A‘udzu bi kalimatillahit tammati lati la yujawizuhunna barrun wa la fajir min syarri ma kholaqo wa dzaro-a wa barok…“. Ketika aku selesai membacanya, obor-obor mereka padam, dan Allah-pun mengalahkan mereka.” (HR. Ahmad).

Rahasia kesuksesan Rasulullah adalah beliau kunci ikhlasnya betul-betul sempurna tidak diragukan lagi ketakwaan, keikhlasan beliau dalam berdoa sangat tinggi. Niat beliau ketika membaca doa A‘udzu bi kalimatillahit tammati lati la yujawizuhunna barrun wa la fajir min syarri ma kholaqo wa dzaro-a wa barok sangat kuat dan sempurna dan ketika beliau memakai password dengan membaca doa A‘udzu bi kalimatillahit tammati lati la yujawizuhunna barrun wa la fajir min syarri ma kholaqo wa dzaro-a wa barok  seketika datang pertolongan Allah berupa padamnya seketika api dalam obor yang dibawa setan dan Allah mengalahkan para setan itu.

Sebenarnya Malaikat Jibril sudah mempunyai kemampuan untuk menghancurkan para setan itu sebab kekuatan jibril sangat luar biasa namun mengapa jibril malah menyuruh Rasulullah berdoa? Dan Rasulullah mengikuti saran jibril dengan berdoa. Semua contoh itu mengesankan bahwa Rasulullah ingin umatnya mencontoh beliau ketika menghadapi serangan setan dengan berdoa dengan doa-doa yang disyari’ahkan (Al-Qur’an dan Sunnah) yang sekarang ini sudah dipraktekkan oleh para peruqyah dan semua umat muslim. 

Apa yang dimaksud ilmu dan seni pendayagunaan energi ruqyah



Apa yang dimaksud ilmu dan seni pendayagunaan energi ruqyah 
          
Ilmu dan seni pendayagunaan energi ruqyah metode yang berasal dari Nabi Muhammad SAW adalah ilmu, seni dan tekhnik pemyembuhan yang memanfaatkan energi ruqyah untuk menyembuhkan semua penyakit dari tubuh manusia baik bersifat fisik, psikis, gangguan jin dan serangan sihir. Selain itu pendayagunaan energi ruqyah dapat bersifat defensif dan ofensif. Energi ruqyah dapat membentengi, mengatasi bahkan melakukan perlawanan dari segala mara bahaya yang bersifat fisik dan psikis.

Ilmu dan seni pendayagunaan energi ruqyah sangat mudah dipelajari.

Energi ruqyah (kekuatan doa) adalah nafas hidup umat Muslim, dengan mengkaji hadits-hadits Nabi Muhammad SAW semua umat muslim bisa meruqyah. Mempelajari ruqyah sangat mudah dan simpel, yang diperlukan adalah Niat, Password dan Kunci (lihat penjelasannya di sini) lalu diaplikasikan dengan tekhnik-tekhni yang bersifat mekanistik akan langsung bisa mendayagunakan energi ruqyah. Untuk Menguasainya cukup dengan mempelajari semua tekhnik yang ada dalam blog ini dan sering mempraktekkannya.

Tidak diperlukan inisiasi, pembukaan ataupun Attunement (penyelarasan energi), sebab energi ruqyah tanpa kita sadari sudah kita akses dalam kehidupan sehari-hari maupun pada saat kita beribadah kepada Allah. 

HAKIKAT, SUMBER DAN CARA PENDAYAGUNAAN ENERGI RUQYAH


Definisi ruqyah adalah Doa. Maka pengertian ruqyah syar’iyyah adalah doa yang bersumber dari Al-Qur’an dan doa yang dituntunkan Nabi Besar Muhammad SAW..

Definisi energi adalah daya kerja atau tenaga, energi berasal dari bahasa Yunani energia adalah kemampuan untuk melakukan usaha. Maka Pengertian Energy Ruqyah adalah kemampuan melakukan usaha (perlindungan diri dari segala mara bahaya, penyembuhan penyakit fisik/psikis) hingga menghasilkan daya kerja atau tenaga yang bersumber dari Al-Qur’an dan doa yang disyari’ahkan.

Definisi Stasiun adalah pusat berkumpul atau pengendalian. Maka pengertian Stasiun Energi adalah pusat berkumpul / mengendalikan kemampuan daya kekuatan atau tenaga. Jika digabungkan dengan ruqyah maka Stasiun energy ruqyah adalah pusat kumpulan/pengendalian daya kekuatan atau  tenaga ruqyah yang bersumber dari Al-Qur’an dan doa yang disyari’ahkan.


Yang tentunya Stasiun Energy Ruqyah bertempat bukan dialam manusia melainkan berada di alam tujuh lapis langit. Sebab doa ruqyah yang dipanjatkan setelah keluar dari mulut / hati kita akan langsung naik (Mi’raj) menembus tujuh lapis kerajaan langit sampai kehadirat Allah Ta’ala.

Kata ENERGI dan STASIUN ENERGI sengaja saya buat sendiri pengistilahan tersebut agar memudahkan pembaca mencerna tulisan saya dan pada hakikatnya bukan seperti yang kita bayangkan dibenak kita STASIUN ENERGI seperti Pembangkit Energy Listrik (PLN) sebab ini perkara ghoib, begitu Juga dengan energy yang dihasilkan ketika meruqyah jangan dibayangkan seperti energy listrik/energy laser buatan manusia atau seperti energy “kame hame”nya Son Go ku pada film kartun hayalan Dragon ball sebab wujud energy (daya / tenaga) ruqyah adalah perkara ghoib.

Pembahasan :
Ayat suci Al-Qur’an yang sering peruqyah baca bagaikan PASSWORD yang naik kelangit dan masuk dalam pusat kerajaan Langit pada dimensinya alam malakut. Pada dimensi alam malakut ini bertempat tinggal para malaikat dan makhluk Allah yang lain dan sejajar dengan dimensi pusat/sumber kekuatan (energy) ruqyah yang saya istilahkan Stasiun Energy Langit.

KUNCI untuk bisa mengakses energinya adalah  keikhlasan dan ketakwaan pada Allah. lalu jika STASIUN PEMANCAR ENERGI ini bisa diakses energinya maka NIAT adalah cara kita mengendalikan dan memenggunakan “power” dari Stasiun energy yang sudah conneck kedalam diri kita maupun langsung menuju sasaran (target).

Ketika seorang peruqyah meruqyah memegang tubuh pasien maka energy dari dimensi kerajaan Langit akan “mengalir” ketubuh pasien atau jika berdoa ketika menghadapi serangan jin dari luar tubuh maka energy dan bantuan malaikat dapat tidak lagi melalui tubuh kita melainkan langsung menghancurkan/mengusir jin tersebut.
Pusat Stasiun pensuplay energy ini sekali lagi bukan berada ditubuh kita melainkan dari alam malakut dan tubuh kita (fisik dan ruh) hanya bertindak sebagai alat untuk transmissi-kekuatan energinya saja.

Pusat Stasiun energy ini dioperatori/dikendalikan oleh para malaikat (sebagai pesuruh Allah Swt). Malaikatlah yang mengendalikan bentuk energy apa yang akan diturunkan (untuk pengobatan/perlindungan/penyerangan) pada peruqyah berdasarkan jenis (password) ayat yang dibaca didasarkan niat peruqyah, malaikat juga mengendalikan diterima atau tidak ruqyah kita juga besar kecilnya “tegangan” energy yang akan diakses sesuai dengan tingkat keyakinan, keikhlasan dan ketakwaan peruqyah. (lihat dalil bahwa malaikat adalah operator doa dan amal kita di sini )

Selain menggunakan kekuatan dari sumbernya (stasiun energy) ketika kita berdoa dengan doa ruqyah dapat saja jika diperlukan malaikat itu sendiri yang akan turun membantu peruqyah.tentunya dengan pengawasan juga ridho dan idzin dari Sang Maha Perkasa Allah Ta’ala. Sebab jika Allah tidak ridho dan tidak mendapat izin-Nya walau kita sudah punya password, kunci dan cara mengendalikan kekuatan dari ayat-ayat Allah secara sempurna tetap akan gagal.

Rahasia keberhasilan dan kegagalan adalah mutlak dalam ilmu Allah. Sebab walau peruqyah benar-benar paham seluruh password (hapal seluruh ayat-ayat Allah dan doa-doa Rasulullah), punya kunci yang sempurna ( tingkat keyakinan, keimanan dan ketakwaan yang tinggi) dan keahlian penggunaan “energy” ruqyah dalam mengobati pasien (mempunyai kekuatan niat dan visualisasi yang sempurna) tetap jika Allah Tidak menghendaki kesembuhan pasien maka tetap tidak akan sembuh, dan pasti ada hikmah dibalik ketidak sembuhan pasien ini (seperti Allah sudah menetapkan ajalnya, Allah berkehendak agar pasien kita itu hilang dosanya dengan sakit yang diderita dll).

Kembali lagi pada pembahasan mekanisme “energy” ruqyah. 3 (tiga) Rahasia sukses dalam menggakses Stasiun Energi dan penggunakan “energy”ruqyah adalah:

1.      Niat ( keinginan hati) disertai Visualisasi (bayangan/harapan keberhasilan)
2.      Kunci (Keikhlasan, keyakinan dan ketakwaan pada Allah)
3.      Password ( Ayat suci Al-Qur’an dan doa-doa)

    Tanpa tiga poin ini atau kurang saja dari 1 poin maka ruqyah kita tidak akan berhasil!
    Contohnya jika kita punya Passwordnya (hapal ayat suci Al-Qur’an) namun tidak punya kunci (keikhlasan, keyakinan dan ketakwaan) dan walaupun sudah punya niat untuk mengusir jin maka TIDAK kan berhasil mengakses pertolongan Allah, energy ruqyah TIDAK akan bisa kita akses untuk membakar jin walau berbusa kita membaca ayat kursi ribuan kali.

    Apa itu Ruqyah

    Ruqyah adalah bahasa Arab yang berarti Doa.
    Ruqyah adalah Seni Penyembuhan dari segala macam penyakit baik fisik, psikis, gangguan makhluk halus maupun serangan sihir yang telah diajarkan oleh Rasulullah Sholallau ‘Alaihi wassalam ( Seorang Nabi Utusan Tuhan Terahir di Muka Bumi ini). Selain itu Ruqyah juga merupakan seni perlawanan, perlindungan dan pembentengan diri dari segala macam mara bahaya yang bersifat fisik, maupun psikis.
    Energi Ruqyah berasal dari keberkahan dan mu’jizat bacaan ayat Suci Al-Qur’an dan Doa-doa Nabi Muhammad SAW.